Selasa, 30 Juni 2026 WIB

Kolaborasi Antardaerah Jadi Kunci Ketahanan Pangan Kota Metropolitan, Rico Waas: Medan Harus Jadi Pengelola Distribusi

editor - Senin, 29 Juni 2026 13:50 WIB
Kolaborasi Antardaerah Jadi Kunci Ketahanan Pangan Kota Metropolitan, Rico Waas: Medan Harus Jadi Pengelola Distribusi
Rico Waas saat membuka Forum Pangan Nasional Pemerintah Kota Seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Hotel Grand Inna Medan, Senin (29/6/2

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa keterbatasan lahan pertanian di kota metropolitan tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah terhadap ancaman krisis pangan. Sebaliknya, pemerintah daerah harus mampu menghadirkan berbagai solusi inovatif agar pasokan pangan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok secara aman, stabil, dan terjangkau.

Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas saat membuka Forum Pangan Nasional Pemerintah Kota Seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Hotel Grand Inna Medan, Senin (29/6/2026). Forum tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, serta Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto.

Dalam sambutannya, Rico mengakui bahwa Kota Medan bukan merupakan daerah penghasil pangan. Karena itu, menurutnya, penguatan kerja sama dengan daerah penyangga menjadi langkah strategis untuk menjamin ketersediaan bahan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga.

Baca Juga:
Ia mencontohkan lonjakan harga cabai yang pernah terjadi dan berdampak terhadap inflasi daerah. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memperkuat sinergi dengan daerah penghasil pangan, seperti Kabupaten Karo, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Serdang Bedagai.

"Kuncinya adalah kolaborasi antardaerah untuk memastikan jalur distribusi pangan dari daerah penghasil masuk ke Medan tanpa hambatan," kata Rico Waas.

Selain memperkuat kerja sama distribusi, Rico menyebut forum tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman antarkota dalam mengembangkan sistem pertanian modern. Menurutnya, Medan ingin mempelajari keberhasilan sejumlah daerah, seperti Kota Bandung, Kota Depok, dan Kota Surakarta, dalam menerapkan smart farming (pertanian cerdas) serta urban farming (pertanian perkotaan).

Ia menilai inovasi tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru