Tiga Tahun Berlalu, Nasib Laporan Dump Truck Belum Jelas, Kapolres: Akan Saya Cek
Laporan dugaan penggelapan satu unit mobil dump truck yang dilayangkan Ahmad Rizal Dalimunthe ke Polres Padangsidimpuan sejak Agustus 2023 k
Daerah
MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengambil peran sebagai penggerak perubahan dalam membangun kota yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Youth City Changers (YCC) APEKSI 2026 di Hotel Le Polonia Medan, Minggu (28/6/2026), yang menjadi rangkaian awal Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Kegiatan yang diikuti ratusan pemuda, perwakilan komunitas, dan delegasi dari berbagai kota anggota APEKSI itu menjadi wadah untuk menghimpun gagasan, inovasi, dan aspirasi generasi muda yang akan menjadi bagian dari pembahasan dalam Rakernas APEKSI 2026.
Pembukaan Youth City Changers ditandai dengan pemukulan Gendang Taganing, alat musik tradisional Batak, sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi inspirasi (sharing session) yang menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, dan Wali Kota Medan Rico Waas sebagai narasumber.
Baca Juga:Dalam sambutannya, Rico menyampaikan rasa bangga karena Kota Medan dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Youth City Changers yang merupakan bagian dari agenda nasional APEKSI. Ia juga memperkenalkan Medan sebagai kota yang memiliki keberagaman budaya sekaligus semangat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Menurut Rico, tema "Anak Muda Tangguh untuk Indonesia" dipilih sebagai subtema Youth City Changers karena selaras dengan tema besar Rakernas APEKSI XVIII, yaitu "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat." Tema tersebut lahir dari pengalaman Kota Medan menghadapi bencana hidrometeorologi pada November 2025 yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rico menjelaskan, bencana tersebut memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat Kota Medan. Dari 21 kecamatan yang ada, sebanyak 19 kecamatan terdampak banjir sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
"Dari 21 kecamatan di Kota Medan, sebanyak 19 kecamatan sempat terendam banjir. Sekitar 85 ribu warga terdampak dan 25 ribu di antaranya harus mengungsi. Membenahi kota ini membutuhkan waktu berhari-hari, bahkan hampir berbulan-bulan," ujar Rico Waas.
Laporan dugaan penggelapan satu unit mobil dump truck yang dilayangkan Ahmad Rizal Dalimunthe ke Polres Padangsidimpuan sejak Agustus 2023 k
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memperkuat sinergi dala
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) unt
Daerah
Seorang remaja berusia 13 tahun di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, diduga menjadi korban pencabulan
Daerah
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat akses pelayanan hukum bagi masyarakat melalui peningkatan kapasitas paralegal
Daerah
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji mengapresiasi dukungan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terhadap pe
Daerah
Penanganan sampah di Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., mengaku masih men
Politik
Advokat Benri Pakpahan, SH, MH, selaku penasihat hukum Kornauli Sinaga alias Nai Polman, mengapresiasi majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)
Hukrim
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur pengiriman laut dengan volume kecil dan frekuensi tinggi serta
Daerah
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian
Daerah