Antonius Tumanggor Serap Aspirasi Warga Helvetia, Banjir dan Kenaikan PBB Jadi Sorotan
Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Tumanggor, S. Sos menggelar kegiatan reses VI menyerap aspirasi masyarakat di Jalan Palem Raya, Kecamatan
Politik
TAPSEL| Jelajahnews.id - Penampakan Harimau Sumatera di Grid N11W19, kawasan hutan Batang Toru, kembali menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan habitat lintasan alami satwa dilindungi.
Baca Juga:
Namun, kemunculan ini juga menjadi sorotan tajam terhadap aktivitas industri, khususnya operasional PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE), yang berada di koridor ekosistem tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, harimau tersebut melintas di area yang selama ini dikenal sebagai jalur pergerakan satwa liar.
Fakta ini memunculkan pertanyaan serius, sejauh mana aktivitas proyek NSHE memperhatikan keberlanjutan habitat dan keselamatan satwa langka?.
Forester Indonesia yang telah meneliti keberadaan harimau sejak 2013 di kawasan Batang Toru, Suaka Margasatwa Barumun Angkola, hingga Taman Nasional Batang Gadis, menilai kemunculan harimau masih dalam batas wajar.
Namun, di balik kewajaran itu, tersimpan kekhawatiran akan semakin menyempitnya ruang jelajah satwa akibat tekanan aktivitas manusia.
Pegiat lingkungan, Sumanda, menegaskan bahwa kawasan tersebut memang merupakan habitat asli harimau.
Ia mengingatkan agar informasi ini tidak dibesar-besarkan, tetapi juga tidak diabaikan.
"Ini habitat mereka. Penampakan seperti ini wajar. Tapi yang harus jadi perhatian, apakah ruang hidup mereka masih aman atau justru semakin terdesak?" tegasnya, Kamis (23/04/26).
Sumanda juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum terjadi konflik langsung antara manusia dan harimau.
Namun kondisi ini dinilai tidak bisa dijadikan alasan untuk lengah, mengingat potensi konflik bisa meningkat jika habitat terus terganggu.
Dalam komunikasi dengan warga Marancar, disebutkan bahwa lintasan tersebut memang dikenal sebagai jalur alami satwa ("Namalintas Sajodo oppui, nadong da illeg disi"), yang memperkuat dugaan bahwa kawasan itu bukan sekadar hutan biasa, melainkan koridor penting ekosistem.
Sementara itu, tim dari BKSDA dilaporkan telah turun melakukan pemantauan guna memastikan tidak terjadi konflik.
Langkah ini dinilai penting, tetapi belum cukup menjawab kekhawatiran publik terhadap dampak jangka panjang aktivitas industri di kawasan tersebut.
Kehadiran harimau di sekitar proyek strategis seperti NSHE seharusnya menjadi peringatan keras bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan ekosistem.
Jika tidak dikelola dengan serius, bukan hanya satwa yang terancam, tetapi juga keselamatan masyarakat sekitar.
Sumanda mengimbau warga tetap waspada, terutama saat beraktivitas di dekat hutan.
Namun di sisi lain, ia menekankan bahwa tanggung jawab terbesar tetap berada pada pengelola kawasan untuk memastikan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.
"Harimau itu indikator hutan masih hidup. Kalau mereka terus muncul di area aktivitas manusia, itu tanda ada yang tidak seimbang," ujarnya.
Penampakan ini pada akhirnya bukan sekadar kabar biasa, melainkan sinyal kuat bahwa Batang Toru sedang berada di persimpangan, antara menjaga warisan alam atau mempertaruhkan ekosistem demi kepentingan pembangunan. (JN-Irul)
Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Tumanggor, S. Sos menggelar kegiatan reses VI menyerap aspirasi masyarakat di Jalan Palem Raya, Kecamatan
Politik
PT Agincourt Resources kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan menyalurkan Beasiswa M
Daerah
Menjelang pelaksanaan Salat Jumat, suasana di Jalan Sudirman, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, tampak berbeda dari biasanya.
Daerah
Komitmen menghadirkan kepastian hukum bagi aset keagamaan terus diperkuat Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan.
Daerah
Upaya dugaan pengiriman narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dari Kota Tanjungbalai menuju Kota Padangsidimpuan berhasil digagalkan Satuan R
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi ma
Daerah
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H. menerima kunjungan silaturahmi Komandan Batalyon (Danyon) C Brimob Polda
Daerah
Komitmen memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf terus diperkuat Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan.
Daerah
Proyek Pembangunan/Rehabilitasi Jaringan Irigasi Saba Julu Lobu Layan Sigordang, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel
Daerah