Jumat, 13 Maret 2026 WIB

Wali Kota Medan Luncurkan Program Perlindungan Pekerja Informal, Target 50 Peserta per Kepala Lingkungan

editor - Rabu, 25 Februari 2026 13:53 WIB
Wali Kota Medan Luncurkan Program Perlindungan Pekerja Informal, Target 50 Peserta per Kepala Lingkungan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan program Upgrade New Empowering Kepala Lingkungan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (25/2/2026), di Hotel Grand Central.

MEDAN -Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan program Upgrade New Empowering Kepala Lingkungan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (25/2/2026), di Hotel Grand Central. Program ini ditujukan untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi pekerja informal sekaligus mencegah munculnya keluarga miskin baru akibat risiko kecelakaan kerja maupun kematian pencari nafkah.

Dalam sambutannya, Rico menegaskan bahwa kolaborasi Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar agenda administratif, melainkan langkah konkret menjamin perlindungan sosial masyarakat.

"Ini bukan hanya program formalitas. Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya pekerja informal, memiliki perlindungan yang jelas jika terjadi risiko kerja maupun musibah," ujar Rico di hadapan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota Jefri Iswanto, pimpinan OPD, camat, lurah, serta perwakilan kepala lingkungan se-Kota Medan.

Baca Juga:
Ia menjelaskan, manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mencakup pembiayaan kecelakaan kerja tanpa batas nominal sesuai ketentuan, santunan kematian, hingga beasiswa pendidikan bagi anak peserta sampai perguruan tinggi, dengan syarat kepesertaan minimal tiga tahun.

Menurut Rico, pemerintah tidak ingin muncul persoalan sosial baru ketika kepala keluarga meninggal dunia tanpa perlindungan jaminan sosial. Oleh sebab itu, pemberdayaan kepala lingkungan menjadi strategi utama dalam sosialisasi dan rekrutmen peserta di tingkat warga.

Tahun lalu, setiap kepala lingkungan ditargetkan mendaftarkan 25 peserta. Hingga 24 Februari 2026, dari target 50.025 peserta di 2.001 lingkungan, realisasi telah mencapai 40.435 peserta atau 80,83 persen. Bahkan, terdapat kepala lingkungan yang berhasil merekrut hingga 300 peserta.

"Ke depan, target akan kita tingkatkan menjadi 50 peserta per kepala lingkungan agar cakupan perlindungan semakin luas," kata Rico.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru