MEDAN -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berencana menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan pelatihan pasar modal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar ASN memiliki alternatif aktivitas finansial yang legal dan produktif, sekaligus menjauhkan mereka dari judi online dan praktik ilegal lainnya.
Rencana tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Kepala OJK Sumut, Khoirul Muttaqien, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (20/11/2025). Ia menilai pelatihan pasar modal dapat menjadi solusi bagi ASN yang ingin memperoleh penghasilan tambahan secara sah.
"Saya harap OJK bisa mengajak ASN kami terjun ke pasar modal. Latih mereka agar lebih mahir, ketimbang bermain judi online atau aktivitas yang tidak legal. Mohon diarahkan, misalnya dibuatkan kelas atau program pelatihan lainnya," ujar Bobby.
Baca Juga:
Menurut OJK, pasar modal Sumut termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia. Bahkan pasar modal syariah Sumut telah lima kali meraih predikat sebagai yang terbaik secara nasional. Bobby menyebut kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat Sumut terhadap investasi cukup tinggi, meski pemahaman tentang risiko dan strategi investasi masih perlu ditingkatkan.
"Banyak masyarakat Sumut yang masuk ke pasar modal, tetapi belum memahami ilmunya dengan baik. Ketika rugi, mereka menyebutnya 'uang sekolah'. Artinya mereka berinvestasi dulu sambil belajar. Mudah-mudahan dengan dukungan OJK, literasi keuangan masyarakat kita bisa semakin baik," katanya.
Sementara itu, Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien menyatakan kesiapan institusinya untuk mendukung program peningkatan literasi pasar modal bagi ASN. Ia menilai peningkatan kapasitas ASN dapat sekaligus memperkuat pasar modal Sumut secara keseluruhan.
"Kami siap membantu Pemprov Sumut meningkatkan literasi pasar modal bagi ASN. Kami juga terus berkoordinasi dengan Bu Poppy dari Biro Perekonomian Pemprov Sumut. Apalagi pasar modal syariah Sumut termasuk yang pertumbuhannya paling tinggi secara nasional. Kami berharap tren ini terus meningkat," ujar Khoirul.