Sabtu, 29 November 2025 WIB

Perkuat Pembiayaan Pembangunan Daerah, Bobby Nasution Dorong Kolaborasi BPD se-Sumatera

admin - Kamis, 20 November 2025 00:37 WIB
Perkuat Pembiayaan Pembangunan Daerah, Bobby Nasution Dorong Kolaborasi BPD se-Sumatera
Bobby Nasution saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (20/11/2025).

MEDAN -Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menginisiasi kolaborasi antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Pulau Sumatera guna mengatasi keterbatasan anggaran pembangunan. Ia menilai kerja sama lintas provinsi diperlukan agar program prioritas tetap berjalan maksimal di tengah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026.

Bobby Nasution menjelaskan bahwa terdapat tiga sektor kerja sama yang dapat dilakukan antar-BPD di seluruh Sumatera, yakni investasi terintegrasi, sindikasi pembiayaan regional, dan konsorsium tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Tiga sektor tersebut dinilai mampu menopang pembiayaan program prioritas masing-masing provinsi.

"Tentu kita perlu mempererat hubungan dengan seluruh provinsi di Pulau Sumatera karena kolaborasi yang kuat sangat dibutuhkan. Apalagi tahun 2026 ada penyesuaian TKD, sehingga kita harus terus berinovasi agar pembangunan tetap berjalan maksimal," ujar Bobby Nasution saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga:
Menurutnya, setiap provinsi memiliki prioritas pembangunan yang berbeda, meski sebagian di antaranya beririsan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas daerah diperlukan agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

"Di sinilah kita butuh kolaborasi yang kuat. Bersama provinsi lain, kita perlu merumuskan pembangunan apa yang bisa dilakukan bersama dan memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat. Ini diharapkan membantu Sumatera tumbuh lebih baik," kata Bobby.

Kepala Perwakilan BI Sumut, Rudy Brando Hutabarat, menyampaikan bahwa infrastruktur merupakan komponen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera. Infrastruktur yang memadai, menurutnya, akan memperkuat sektor industri, logistik, dan pariwisata di wilayah tersebut.

"Infrastruktur adalah salah satu faktor yang memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan perbaikan infrastruktur, ICOR (Incremental Capital Output Ratio) bisa turun karena saat ini ICOR di Sumatera masih cukup tinggi. Mudah-mudahan skema kolaborasi BPD ini dapat segera direalisasikan," ujar Rudy.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi BPD dapat menjadi instrumen pendanaan alternatif yang efektif, terutama dalam menghadapi keterbatasan anggaran pembangunan di tingkat daerah. Dengan sinergi yang tepat, provinsi-provinsi di Sumatera diyakini dapat meningkatkan daya saing ekonomi secara kolektif.

Inisiatif kolaborasi antardaerah yang didorong Pemprov Sumut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendanaan pembangunan di Sumatera. Jika terealisasi, skema kerja sama ini berpotensi mempercepat pertumbuhan ekonomi regional sekaligus mengurangi ketimpangan pendanaan antardaerah, terutama menghadapi dinamika fiskal tahun 2026.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru