Selasa, 27 Januari 2026 WIB

Jalan Sempit dan Berlubang, Truk Pupuk 35 Ton Terbalik Macetkan Jalinsum Selama 12 Jam

editor - Minggu, 23 November 2025 15:34 WIB
Jalan Sempit dan Berlubang, Truk Pupuk 35 Ton Terbalik Macetkan Jalinsum Selama 12 Jam

P.SIDIMPUAN | LIVESUMUT.com - Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Simirik, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, sempat lumpuh hingga 12 jam.

Hal itu terjadi setelah satu unit truk trailer bermuatan 35 ton pupuk NPK terbalik pada Sabtu malam (22/11/2025).

Insiden ini terjadi tepat di ruas jalan nasional yang dikenal sempit, berlubang, dan rawan kecelakaan.

Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan truk Mitsubishi BK 8246 FC milik CV. Jasa Mandiri yang dikemudikan oleh Robi (45), warga Simalungun.

Truk yang membawa 750 sak pupuk NPK itu melaju dari arah Medan menuju Padangsidimpuan.

Namun nahas, setibanya di lokasi dengan kondisi jalan turunan, tikungan tajam, serta badan jalan yang sempit, pengemudi mendadak berhadapan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Untuk menghindari tabrakan, sopir membanting setir ke kiri hingga ban belakang kanan truk terperosok ke berem jalan dan terbalik.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Evakuasi truk memakan waktu lama karena muatan yang berat dan posisi kendaraan yang menutup badan jalan.

Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi, kepada wartawan Minggu siang (23/11/2025) mengatakan bahwa pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan.

"Truk datang dari arah Medan menuju Padangsidimpuan. Saat di lokasi, muncul kendaraan dari arah berlawanan sehingga sopir banting setir. Ban terperosok ke berem dan truk terbalik," jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, kemacetan panjang hingga 5 kilometer tak terhindarkan, terjadi mulai Sabtu malam hingga Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Personel Satlantas Polres Padangsidimpuan terus melakukan pengaturan arus lalu lintas dan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan kondisi kembali normal.

Jalinsum Simirik Makin Memprihatinkan, Pemerintah Sumut Dinilai Tutup Mata

Peristiwa truk terbalik ini kembali menyoroti kondisi buruk Jalinsum Simirik yang merupakan jalur utama antar kabupaten dan provinsi. Ruas jalan ini diketahui sempit, banyak beram yang rusak, serta dipenuhi lubang yang dalam.

Tak sedikit truk besar sebelumnya juga mengalami kecelakaan tunggal di titik yang sama, mulai dari terperosok hingga terguling ke jurang.

Seorang sopir truk, Sahril Siregar (48), menyampaikan bahwa saat musim hujan, kerusakan jalan makin terasa karena aspal cepat terkikis dan menjadi licin.

"Ini jalur utama antar kota dan provinsi, tapi kondisinya bertahun-tahun dibiarkan rusak. Jalan sempit, banyak lubang, dan sangat rawan kecelakaan. Pemerintah Provinsi Sumatra Utara seperti tutup mata," ujarnya.

Sahril berharap Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut.

"Baru tadi mobil truk pupuk terbalik. Untung tidak ada korban jiwa. Jalan ini sangat berbahaya kalau terus dibiarkan.

Kami berharap perbaikan segera dilakukan terutama di tikungan Simirik menuju perbatasan Padangsidimpuan-Tapsel," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi lalu lintas di lokasi sudah mulai normal setelah petugas berhasil mengevakuasi kendaraan dan mengatur arus lintas di titik rawan. (JN-Irul)

Editor
: Irul Daulay
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru