Sabtu, 29 November 2025 WIB

Warga Ladang Bambu Menangis di Hadapan Wali Kota: Tiga Kali Perabotan Rusak Akibat Banjir Imbas Pembangunan

editor - Sabtu, 22 November 2025 15:31 WIB
Warga Ladang Bambu Menangis di Hadapan Wali Kota: Tiga Kali Perabotan Rusak Akibat Banjir Imbas Pembangunan
Wali Kota Rico Waas saat kegiatan “Sapa Warga” di Jalan Taman Sakura Indah, Sabtu (22/11/25).

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didesak warga untuk mencari solusi atas masalah banjir akut yang terjadi di Kecamatan Medan Tuntungan. Dalam kegiatan "Sapa Warga" di Jalan Taman Sakura Indah, Sabtu (22/11/25), salah seorang warga, Suci, menyampaikan keluhannya dengan derai air mata setelah rumahnya di Kelurahan Ladang Bambu berulang kali terendam hingga ketinggian pinggang orang dewasa.

Suci mengungkapkan bahwa banjir yang merendam rumahnya di sekitar Jalan Bunga Kardiol - Jalan Bunga Gayong telah berulang kali menghancurkan harta benda miliknya. Kenaikan debit air yang signifikan, menurutnya, terjadi setelah pembangunan Balai Benih Ikan Kota Medan di samping rumahnya.

"Awal banjir terjadi semenjak Balai Benih Ikan Kota Medan dibangun di sebelah rumah saya. Sebelumnya lokasi tersebut adalah sawah, setelah dibangun Balai Benih termasuk tembok pagarnya, air dari lingkungan tiga mengalirnya ke rumah saya," kata Suci kepada Rico Waas.

Baca Juga:
Ia menambahkan, dampak kerugian material yang dialaminya sangat besar. "Sudah tidak terhitung banjir menimpa rumah saya, sudah tiga kali saya ganti perabotan, sehingga sekarang tidak ada lagi perabotan di rumah. Karena khawatir banjir rusak lagi perabotan," jelas Suci.

Karena ketinggian air mencapai pinggang, Suci dan keluarga terpaksa mengungsi. Bahkan, banjir terakhir yang terjadi pada Rabu sebelumnya meninggalkan lumpur tebal di dalam rumahnya. Wanita paruh baya tersebut mengaku telah mengikhlaskan tanah miliknya seluas 1,5 meter untuk dijadikan parit, namun saluran air tersebut belum mampu menampung debit air hujan berintensitas tinggi, sehingga banjir tetap terjadi.

"Saya membangun rumah di sana karena itu harta satu-satunya. Saya tidak menyalahkan Balai Benih Ikan, namun alhamdulillah bertemu Bapak Wali Kota Medan di sini, saya bisa mengadu langsung. Mudah-mudahan ada solusi untuk atasi banjir di lingkungan saya," ungkapnya penuh harap.

Menanggapi keluhan Suci, Wali Kota Rico Waas segera meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk melakukan pemetaan ulang.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru