Sabtu, 29 November 2025 WIB

Pemkab Langkat dan BI Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Klaster Padi

editor - Rabu, 15 Oktober 2025 21:25 WIB
Pemkab Langkat dan BI Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Klaster Padi
Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H

LANGKAT -Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H. melalui Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H, menghadiri kegiatan Kick Off Pengembangan Klaster Padi dan Penyerahan Sarana Prasarana Pendukung Ketahanan Pangan binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara. Acara tersebut digelar di Desa Pasar Miring, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (15/10/2025).

Pada kegiatan itu, diserahkan bantuan sarana pertanian kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mulia Tani Desa Sidomulyo, Kabupaten Langkat. Bantuan tersebut meliputi mesin transplanter, kendaraan angkut Viar, dan digital farming sensor tanah, yang diberikan sebagai dukungan terhadap modernisasi sistem budidaya padi di daerah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Dr. Rudy Brando Hutabarat, kepada Ketua Gapoktan Mulia Tani, disaksikan Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti.

Baca Juga:
Turut mendampingi Wakil Bupati Langkat, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendrik Tarigan, serta Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Langkat Indri Nugraheni.

Dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati, Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H. menegaskan bahwa program klaster padi merupakan bentuk nyata sinergi antara Pemkab Langkat dan Bank Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah, terutama pada komoditas strategis seperti beras.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bank Indonesia yang telah berperan aktif dalam pembinaan dan pengembangan klaster padi di Langkat," ujar Wakil Bupati.

Tiorita menjelaskan bahwa Gapoktan Mulia Tani merupakan klaster padi ketiga di Kabupaten Langkat yang dibina langsung oleh Bank Indonesia. Ia berharap dukungan peralatan modern tersebut mampu meningkatkan produktivitas dan mempercepat adopsi teknologi pertanian cerdas.

"Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta efisiensi biaya produksi di tingkat petani, sekaligus mempercepat modernisasi pertanian di Langkat," katanya.

Wakil Bupati juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas lembaga seperti ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi dan stabilitas pangan daerah.

Dengan adanya dukungan teknologi modern dan pendampingan berkelanjutan dari Bank Indonesia, Pemkab Langkat optimistis sektor pertanian akan semakin berdaya saing dan berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan daerah.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru