Jumat, 29 Agustus 2025 WIB

Bobby Nasution Dukung Danareksa Kembangkan Kawasan Industri Sumut Jadi KEK

admin - Jumat, 08 Agustus 2025 12:05 WIB
Bobby Nasution Dukung Danareksa Kembangkan Kawasan Industri Sumut Jadi KEK
Bobby Nasution saat menerima jajaran Direksi PT Danareksa di ruang kerjanya, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (8/8/2025).

MEDAN -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut baik rencana PT Danareksa (Persero) mengembangkan kawasan industri di Sumut menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Rencana ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan KEK hadir di setiap provinsi.

"Kami sangat setuju jika ada pengembangan kawasan industri di Sumut, karena pertumbuhan ekonomi harus dibarengi dengan pertumbuhan investasi," kata Bobby saat menerima jajaran Direksi PT Danareksa di ruang kerjanya, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (8/8/2025).

Bobby berharap Danareksa dapat berperan besar dalam meningkatkan investasi di Sumut. Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2029 mencapai 7,6 persen dan kontribusi daerah ini juga penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga:
"Danareksa bisa menarik investor ke Sumut. Kita perlu dukungan agar lebih banyak investor masuk," ujarnya.

Ia menegaskan Pemprov Sumut akan memberikan stimulus dan kemudahan perizinan bagi investor. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan investasi di Sumut tahun 2025 sebesar Rp53,6 triliun. Hingga semester II 2025, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Sumut sudah mencapai Rp28,4 triliun.

Sementara itu, Direktur Utama PT Danareksa, Yadi Ruchandi, menyampaikan kedatangannya bertujuan menyinkronkan kebijakan investasi dengan Pemprov Sumut. Saat ini Danareksa mengelola tujuh kawasan industri di berbagai daerah, termasuk PT Kawasan Industri Medan (KIM).

"Sesuai rapat dengan Presiden, kawasan industri yang masih terhambat pemekarannya dialihkan ke Danareksa untuk dipercepat, termasuk di Sumut," jelas Yadi.

Ia menambahkan, pemerintah sebagai pemegang saham utama telah meminta Danareksa lebih aktif membuka, mengakuisisi, dan berinvestasi di kawasan industri baru.

"Langkah selanjutnya apakah akan ditingkatkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus dengan dukungan insentif fiskal," katanya.

Saat ini, Indonesia memiliki 24 KEK dengan total luas 21.000 hektare, termasuk KEK Sei Mangkei yang berada di Sumut.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sumut Effendy Pohan, Kepala DPMPTSP Faisal Arif Nasution, Kepala Biro Perekonomian Poppy Marulita Hutagalung, serta jajaran direksi PT Danareksa.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru