Jumat, 29 Agustus 2025 WIB

Wali Kota Medan Tinjau Kolam Retensi Martubung, Imbau Warga Jaga Kebersihan

editor - Senin, 28 Juli 2025 12:09 WIB
Wali Kota Medan Tinjau Kolam Retensi Martubung, Imbau Warga Jaga Kebersihan
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau langsung kondisi Kolam Retensi Martubung di Kecamatan Medan Labuhan, Senin (28/7/2025).

MEDAN -Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau langsung kondisi Kolam Retensi Martubung di Kecamatan Medan Labuhan, Senin (28/7/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kolam retensi, yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Medan, tetap berfungsi optimal dan terawat dengan baik.

Setibanya di lokasi, Wali Kota Rico Waas menyusuri taman ruang terbuka hijau yang mengelilingi area kolam retensi. Ia menyapa warga yang sedang bersantai dan menikmati fasilitas taman, termasuk anak-anak yang tampak riang bermain.

Selanjutnya, Wali Kota berjalan kaki menuju kolam utama untuk memantau sistem operasional fasilitas tersebut. Kolam retensi Martubung terdiri dari dua kolam lumpur berukuran 25 x 30 x 5 meter dan satu kolam penampungan air berukuran 25 x 138 x 4,5 meter, dengan kapasitas total sekitar 18.000 meter kubik.

Baca Juga:
Wali Kota juga meninjau tiga unit pompa air yang masing-masing mampu mengalirkan 125 liter air per detik ke dalam kolam penampungan. Ia meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk memastikan seluruh sistem berjalan dengan baik.

"Kita melihat langsung kondisi kolam retensi ini. Karena ini merupakan aset Pemko Medan, tentu harus dijaga dan dirawat. Saya tadi melihat masih ada sampah di sekitar kolam, ini harus menjadi perhatian instansi terkait," tegas Rico Waas, didampingi oleh Plt Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan, Kabag Umum Muhammad Ridho Nasution, serta Plt Kabag Prokopim M. Agha Novrian.

Rico Waas juga mengapresiasi penggunaan taman oleh masyarakat sebagai ruang publik. Menurutnya, ruang terbuka hijau seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat kota, tak hanya sebagai tempat rekreasi, tapi juga sebagai ruang interaksi sosial dan aktivitas komunitas.

"Taman kolam retensi ini kalau tidak dirawat bisa cepat rusak. Maka saya minta perangkat kecamatan dan kelurahan untuk aktif memantau dan menjaga keberlangsungan taman ini," ujarnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru