Unjuk Rasa Sempat Ricuh Dengan Satpol PP, Gema Minta Copot Kadis Perkim Tapsel

Tapanuli Selatan : Aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan diri dari Gerakan Mahasiswa (GEMA), di komplek perkantoran Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (15/09/2021), berlangsung ricuh.

Puluhan massa aksi yang menyuarakan persoalan terkait adanya dugaan KKN dalam pengelolaan dana DAK 2019 tentang PAMSIMAS dan IPAL KOMUNAL sempat ricuh dengan pihak pengamanan dari Satpol PP Kabupaten Tapsel.

Kericuhan tersebut terjadi dengan aksi saling dorong yang tak terhindari dikarenakan dari GEMA Tabagsel tidak mau menyampaikan aspirasi ditempat penyampaian aspirasi yang disediakan.

Gema terus memaksa naik ke arah Kantor Bupati dan ingin menyampaikan langsung kepada Bupati Tapsel agar mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Perkim karna diduga adanya praktik tindak pidana Korupsi pada pelaksanaan anggaran tahun 2019

“Kami meminta kepada Bupati Tapsel agar mencopot Kadis Perkim Kabupaten Tapsel, karena adanya dugaan KKN dalam pengelolaan dana DAK 2019 tentang PAMSIMAS dan IPAL KOMUNAL yang mana Kadis Perkim Kab.Tapsel kurang optimal melakukan pengawasan realisasi belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat/pihak ketiga,” ujar Z Anshory Simanjuntak.

 

Lebih lanjut, Zoirun berharap agar Bupati Tapsel lebih sigap menanggapi persoalan yang mereka suarakan.

“Kami dari GEMA TABAGSEL sangat berharap agar kiranya Bupati cepat mengambil tindakan terkait persoalan ini dan ini harus menjadi PR bagi Bupati, Yang kita takutkan apabila dibiarkan mungkin akan menjadi catatan hitam atau menjadi momok yang sangat menakutkan di kemudian hari,” pungkas Zoirun.

Dari pantauan awak media, aksi unjuk rasa kembali kondusif saat personil Polres Tapsel dengan sigap mengamankan dan meredam situasi. (Irul Daulay)