Fraksi PDIP DPRD Medan Soroti RAPBD 2027, Desak Solusi Air Bersih hingga Evaluasi Kinerja OPD
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan menegaskan akan tetap bersikap kritis dalam mengawal penggunaan anggaran dan kebijakan pembangunan yan
Politik
JELAJAHNEWS.ID,MEDAN - Konsep penataan kawasan Kota Tua, Semarang menjadi referensi dan masukan bagi Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi dalam menata kawasan Kesawan, Medan. Hal ini disusul karena, Pemko Medan berencana akan menata ulang kawasan yang memiliki beragam bangunan bersejarah peninggalan masa kolonial tersebut.
Hal ini terungkap ketika Akhyar melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Tua, Semarang, Selasa (3/3). Dalam kunjungannya tersebut, Akhyar berupaya mencari dan menggali informasi terkait proses dan penataan kota yang meliputi sektor kuliner, heritage serta penanganan banjir. Dengan harapan, di kawasan Kesawan Medan dapat diterapkan hal serupa sehingga membangkitkan ingatan masyarakat akan nilai historis dari kawasan tersebut.
\"Selain nilai historis yang ingin kita sampaikan, tujuan penataan ulang Kesawan sebagai upaya pelestarian bangunan heritage yang kita miliki. Jika ini dilakukan, kita optimis sektor pariwisata dan ekonomi kita akan menggeliat. Maka perlu adanya kajian sehingga kita tidak salah dalam melakukan pembenahan,\" kata Akhyar.
Apalagi dulunya sebelum direvitalisasi sambung Akhyar, kota tua Semarang juga pernah mengalami kondisi banjir. Namun kini, kawasan tersebut telah berhasil disulap dan menjadi salah satu kota tujuan yang mampu menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk mengunjunginya.
\"Kota Medan memiliki potensi yang tidak kalah dengan kota-kota lain di Indonesia. Hanya saja kita butuh proses dan perencanaan matang untuk mengelola, membenahi serta menata ibukota provinsi Sumatera Utara ini agar menjadi lebih baik lagi tentunya lewat mekanisme dan aturan-aturan yang berlaku,\" ungkapnya.
Didampingi Kepala Bappeda Irwan Ritonga, Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Benny Iskandar, Kadis Kebersihan & Pertamanan (DKP) M Husni, Kadishub Iswar Lubis dan Kadis Pariwisata Agus Suriyono, Akhyar memperhatikan dengan saksama setiap elemen, konsep dan cara pengelolaan kota yang disampaikan pihak Pemkot Semarang kepadanya.
Ke depan, Akhyar optimis, Kota Medan akan mampu menjadi magnet bagi para pelancong untuk datang ke tanah Melayu Deli ini. \"insya Allah, hasil kunjungan ini menjadi pedoman dalam menata kawasan Kesawan. Semoga rencana ini dapat terealisasi. Sebab, selain sektor pariwisata, ada nilai edukasi yang terkandung di dalamnya. Tujuannya agar masyarakat khususnya kaum muda dapat mengetahui serta memahami sejarah Kota Medan,\" bilangnya optimis.(RRL)
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan menegaskan akan tetap bersikap kritis dalam mengawal penggunaan anggaran dan kebijakan pembangunan yan
Politik
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To Campus di
Daerah
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan H. Iswanda Ramli, S.E. atau yang akrab disapa Nanda Ramli, menyoroti meningkatnya kasus Influenza Tipe
Politik
Suasana halaman Masjid Al Ikhlas di Jalan Raharja, Lingkungan 12, Pondok Batuan, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, tampak be
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung persoalan banjir yang kerap melanda Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang,
Daerah
Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Daerah
Seorang siswi kelas II sekolah dasar (SD) berinisial NAL (8) ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya di Kecamatan Bukit Malintang, Ka
Daerah
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kantor Wilayah mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padang Sidempuan, Jumat (02/10/26).
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya aksi nyata dari jajaran pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan
Daerah
Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana merevitalisasi kawasan Taman Sri Deli secara bertahap mulai tahun 2026. Program ini menjadi bagian d
Daerah