Serbuan Dini Hari di Batang Gadis, 14 Ekskavator Tambang Emas Ilegal Disita
Tim gabungan Satuan Brimob dan Ditreskrimsus Polda Sumut bergerak cepat menyisir lokasi tambang emas ilegal di perbatasan Tapanuli Selatan M
SLEMAN | Jelajahnews.id - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mewisuda sebanyak 624 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) di Pendopo STPN, Sleman, Sabtu (30/08/25).
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa para lulusan STPN sangat dibutuhkan untuk berkontribusi di bidang pertanahan, baik di lingkungan ATR/BPN maupun di sektor lain.
"Ada wisudawan yang menjadi pegawai ATR/BPN, ada yang bekerja di swasta, ada yang menjadi dosen maupun peneliti. Semuanya sama-sama dibutuhkan dalam rangka menciptakan keadilan, pemerataan, serta melanjutkan kesinambungan ekonomi," kata Nusron.
Adapun jumlah wisudawan terdiri dari 274 lulusan Program Studi Diploma IV Pertanahan dan 350 lulusan Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral.
Pada kesempatan itu, Nusron juga memberikan apresiasi kepada keluarga, pimpinan STPN, dosen, dan seluruh civitas academica yang telah membentuk karakter sekaligus membimbing para taruna hingga menyelesaikan pendidikan.
"Wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal babak baru yang penuh peluang dan tantangan. Pendidikan sejati adalah pendidikan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Acara wisuda turut dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Sementara itu, Ketua STPN Sri Yanti Achmad berharap lulusan STPN mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, berintegritas, serta siap mendukung kebijakan strategis pemerintah.
Baca Juga:
"Kami berharap lulusan ini mampu berkontribusi dalam mendukung Reforma Agraria, penataan ruang, percepatan pendaftaran tanah, serta penguatan kelembagaan pertanahan di Indonesia," ujar Sri Yanti.
Dalam wisuda kali ini, beberapa taruna dan taruni berhasil meraih predikat lulusan terbaik. Untuk Program Diploma IV Pertanahan, lulusan terbaik diraih oleh Mohammad Rizqi Safirul Kamal (IPK 3,93), Nadia Rahmawati (IPK 3,91), Hanan Elbar (IPK 3,91), dan Aulya Fiqih Amin Wijaya (IPK 3,91).
Sedangkan pada Program Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, lulusan terbaik diraih oleh Zalfa Najiyah (IPK 3,84), Dewi Aisya Rahmadani (IPK 3,84), Agung Sundono Muslim (IPK 3,79), dan Muhammad Afrizal (IPK 3,76). (JN-Irul)
Tim gabungan Satuan Brimob dan Ditreskrimsus Polda Sumut bergerak cepat menyisir lokasi tambang emas ilegal di perbatasan Tapanuli Selatan M
Rezeki pagi itu terasa berbeda di kebun karet milik Akbar Nasution, warga Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanu
Ragam
Di Link I Tiga Dolok, Sangkunur, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel bersama warga meninggikan bendungan pipanisasi untuk melancarkan alira
Ragam
Sentuhan kuas para prajurit Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel menghadirkan perubahan nyata di Masjid Nurul Huda, Selasa (03/03/26).
Di sela pepohonan yang menjulang, anggota Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel ikut membaur bersama warga, membantu menderes karet milik Akb
Ragam
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku terharu menyaksikan langsung praktik toleransi antarumat beragama di Masjid As Sholihin,
Daerah
Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al Muhajirin, Jalan Beringin VII, Kecamatan Medan Helvetia
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Suara palu dan gesekan kayu berpadu dengan semangat gotong royong di Lingkungan I Tiga Dolok, Kelurahan Sangkunur,
Ragam
Praka Roni Situmorang dari Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel membantu warga mendorong sepeda motor melintasi genangan air.
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Semangat gotong royong tampak nyata di Lingkungan I Tiga Dolok, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur,
Ragam