Senin, 05 Oktober 2026 WIB

Kasus Influenza Tipe A Meningkat, DPRD Medan Desak Langkah Preventif dan Penambahan Kapasitas Layanan

editor - Minggu, 04 Oktober 2026 13:14 WIB
Kasus Influenza Tipe A Meningkat, DPRD Medan Desak Langkah Preventif dan Penambahan Kapasitas Layanan
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan H. Iswanda Ramli, SE

MEDAN -Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan H. Iswanda Ramli, SE atau yang akrab disapa Nanda Ramli, menyoroti meningkatnya kasus Influenza Tipe A di Kota Medan yang berdampak pada keterbatasan ruang rawat inap di sejumlah rumah sakit. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan, khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Kasus Influenza Tipe A ini meningkat tajam, terutama menyerang anak-anak dan lansia. Banyak masyarakat melapor karena kesulitan mendapatkan ruang rawat inap, hampir semua rumah sakit penuh," ujar Nanda Ramli, Minggu (4/10/2026).

Ia menegaskan, lonjakan kasus ini tidak boleh dibiarkan tanpa penanganan yang terukur. Dinkes Medan diminta segera mengambil langkah preventif yang strategis guna menekan laju penularan penyakit tersebut.

Baca Juga:
"Harus ada langkah preventif yang konkret. Penularannya memang cepat, tetapi bukan berarti tidak bisa dicegah. Ini membutuhkan strategi yang tepat," tegas politisi Partai Demokrat tersebut.

Nanda mengapresiasi langkah awal Dinkes Medan yang telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Medan terkait kesiapsiagaan menghadapi Influenza Tipe A. Selain itu, Dinkes juga merencanakan penyuluhan kepada masyarakat serta skrining terhadap pasien dengan gejala seperti demam di atas 38 derajat Celsius dan batuk.

Namun demikian, ia menilai implementasi di lapangan belum optimal, terutama dalam hal sosialisasi langsung kepada masyarakat.

"Sampai saat ini kita belum melihat penyuluhan yang masif ke rumah-rumah warga. Padahal, puskesmas adalah ujung tombak pelayanan kesehatan yang harus aktif menekan penyebaran penyakit ini," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan perangkat kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga kepala lingkungan, dalam mendeteksi dini dan mendampingi warga yang mengalami gejala.

"Perangkat wilayah harus turun langsung karena mereka yang paling mengetahui kondisi masyarakat. Mereka juga harus mendampingi petugas puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan," katanya.

Selain mendorong peran pemerintah, Nanda juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan penderita penyakit penyerta (komorbid).

"Jaga keluarga kita, khususnya anak-anak dan orang tua. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat," tutupnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru