Rabu, 15 April 2026 WIB

Bukan Sekadar Mutasi! Muhibuddin Datang Bawa Pengalaman Global, Harli Naik ke Level Pengawasan

Irul Daulay - Rabu, 15 April 2026 11:40 WIB
Bukan Sekadar Mutasi! Muhibuddin Datang Bawa Pengalaman Global, Harli Naik ke Level Pengawasan
Foto: Muhibuddin, SH, MH, putra Aceh yang baru saja dipercaya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu)

MEDAN | Jelajahnews.id - Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi menunjuk Muhibuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara.

Baca Juga:

Ia menggantikan Harli Siregar yang kini "naik kelas" menjadi Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung RI.

Mutasi ini bukan sekadar geser kursi, tapi lebih mirip "upgrade level" dalam permainan panjang penegakan hukum.

Muhibuddin datang dengan bekal pengalaman lintas medan dari ruang sidang, kantor KPK, hingga koridor diplomasi di Arab Saudi.

Kabar penunjukan ini dibenarkan oleh Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna.

"Benar," ujarnya singkat, Senin (13/4/2026), lewat pesan WhatsApp singkat, padat, tapi efeknya panjang.

Muhibuddin bukan nama baru. Pria kelahiran Medan 1968 ini adalah "produk asli lapangan" yang ditempa sejak menjadi jaksa muda di Banda Aceh pada 1996.

Kariernya melesat, bukan karena roket, tapi karena konsistensi di jalur hukum terutama dalam penanganan perkara korupsi.

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini juga sempat "bermain di level internasional" sebagai Atase Hukum di KBRI Riyadh tahun 2014.

Dari sana, ia tak hanya membawa pengalaman hukum, tapi juga perspektif global modal penting untuk menangani perkara lintas batas.

Tak hanya itu, ia juga pernah menjadi bagian penting di Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Koordinator Pelacakan Aset dan Eksekusi selama sembilan tahun.

Posisi yang dikenal "tidak santai", karena berurusan langsung dengan uang negara yang "nyasar".

Kariernya terus menanjak, mulai dari Wakajati Aceh, Plt Kajati Aceh, hingga akhirnya dipercaya memimpin Kejati Sumatera Barat sebelum kini "berlabuh" di Sumatera Utara.

Sementara itu, Harli Siregar yang digantikan, tak pergi tanpa jejak. Ia dikenal sukses membenahi internal kejaksaan di Sumut serta menangani sejumlah kasus besar.

Kini, perannya beralih ke pengawasan posisi yang justru lebih "tajam" dalam mengawal kinerja aparat.

Pergantian ini pun disambut hangat oleh kalangan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sumut.

Ketua Umum DPP Bangsa Institute, Parlindungan Harahap,SH, yang juga pernah duduk bersama dengan Kejagung membahas permasalahan ummat, menyampaikan apresiasi atas kinerja Harli sekaligus harapan besar kepada Muhibuddin.

"Kami bangga atas kepemimpinan Pak Harli. Dan untuk Pak Muhibuddin, selamat bertugas. Semoga Sumut makin baik," ujarnya, Rabu (15/04/26).

Kini, publik menanti warna baru di Kejati Sumut. Dengan rekam jejak "kelas berat" dan pengalaman lintas lembaga, Muhibuddin diharapkan tak hanya melanjutkan, tapi juga "menaikkan standar permainan" penegakan hukum di Sumatera Utara.

Satu yang pasti, dari Riyadh ke Medan, perjalanan ini bukan sekadar pindah tempattapi membawa misi besar: hukum harus tetap tegak, tanpa drama, tanpa kompromi. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru