Minggu, 11 Oktober 2026 WIB

Usir Kejenuhan di Balik Jeruji, Pegawai dan Warga Binaan Lapas P.Sidimpuan Nobar

Irul Daulay - Sabtu, 10 Oktober 2026 16:00 WIB
Usir Kejenuhan di Balik Jeruji, Pegawai dan Warga Binaan Lapas P.Sidimpuan Nobar
Foto: Pegawai dan warga binaan Lapas Padangsidimpuan mengikuti nobar untuk mempererat kebersamaan, Sabtu (10/10/2026).

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id- Berbagai cara dilakukan untuk menciptakan suasana pembinaan yang humanis di balik jeruji besi.

Salah satunya melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang diikuti pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan tersebut menjadi sarana hiburan bagi warga binaan sekaligus upaya mempererat kebersamaan antara petugas dan warga binaan di tengah rutinitas sehari-hari.

Melalui kegiatan rekreatif ini, warga binaan diharapkan dapat melepas kejenuhan, menyegarkan pikiran, serta meningkatkan semangat dalam mengikuti berbagai program pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Herizal Yusuf, A.Md.IP., S.H., M.H., mengatakan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal.

Menurutnya, pendekatan humanis juga diperlukan untuk membangun suasana positif di dalam lapas.

"Pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalankan masa pidana, tetapi juga tentang membina, memanusiakan manusia, dan memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kita ingin membangun kebersamaan dan menghadirkan suasana positif di dalam lapas," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti nonton bareng dapat menjadi salah satu cara menghadirkan suasana yang lebih santai sekaligus membangun interaksi positif antara petugas dan warga binaan.

Meski dikemas sebagai kegiatan hiburan, pelaksanaannya tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif, edukatif, dan rekreatif sebagai bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan.

Melalui pendekatan yang humanis, diharapkan warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (JN- Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru