Jumat, 09 Oktober 2026 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di P.Sidimpuan, Pelajar 16 Tahun Positif Ganja

Irul Daulay - Jumat, 09 Oktober 2026 17:38 WIB
Gerebek Sarang Narkoba di P.Sidimpuan, Pelajar 16 Tahun Positif Ganja
Foto: Petugas gabungan menggelar Operasi GSN di Lingkungan Layang-layang, Padangsidimpuan, Jumat (9/10/2026).

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Lingkungan Layang-layang, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Jumat (9/10/2026) siang, menjaring lima pria.

Mirisnya, seorang pelajar berusia 16 tahun turut diamankan dan dinyatakan positif menggunakan ganja.

Dari lima orang yang menjalani pemeriksaan, empat orang dinyatakan positif narkotika berdasarkan hasil tes urine.

Tiga pria dewasa berinisial AS (34), AL (30), dan I (36) positif sabu, sedangkan pelajar berinisial DL (16) positif ganja. Satu orang lainnya dipulangkan karena hasil tes urinenya negatif narkotika.

Operasi tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Padangsidimpuan, AKP J Panjaitan, dengan melibatkan personel kepolisian, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan, Polisi Militer, Kodim 0212/TS, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan, AKP Juli Purwono, mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Sonny Irawan dan perintah Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.

"Dari kegiatan ini, kami mengamankan lima orang. Empat orang hasil tes urinenya positif narkotika, sedangkan satu orang negatif," ujar Juli.

Selain mengamankan sejumlah orang yang diduga menyalahgunakan narkotika, petugas juga menemukan barang yang diduga ganja dari pelajar berinisial DL.

Juli menjelaskan, penanganan terhadap DL akan diserahkan kepada BNNK Tapanuli Selatan untuk menjalani Tim Asesmen Terpadu (TAT). Langkah serupa juga akan dilakukan terhadap tiga pria dewasa yang hasil tes urinenya positif sabu.

"Begitu juga dengan tiga orang dewasa lainnya yang positif menggunakan sabu, juga akan diserahkan ke BNNK Tapanuli Selatan untuk proses lebih lanjut," terang Juli.

Menurutnya, keterlibatan seorang pelajar dalam operasi tersebut menjadi perhatian serius. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan dan peredaran narkotika karena dapat merusak masa depan.

Juli menambahkan, operasi GSN merupakan bagian dari upaya Polres Padangsidimpuan bersama instansi terkait untuk menekan penyalahgunaan narkotika. Selain penindakan, proses asesmen diharapkan dapat membantu menentukan penanganan yang tepat sesuai kondisi masing-masing orang.

Sementara itu, Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Tapanuli Selatan, Peri Nasution, menjelaskan bahwa asesmen dilakukan untuk mengetahui tingkat keparahan penggunaan narkotika sekaligus menentukan bentuk penanganan yang sesuai.

Hasil asesmen tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk menentukan apakah seseorang membutuhkan rujukan ke layanan perawatan lebih lanjut atau dapat menjalani rehabilitasi rawat jalan.

"Apabila tingkat keparahannya sangat berat, akan kami rujuk. Jika tingkat penggunaannya ringan, akan kami laksanakan rawat jalan," jelas Peri.

Ia menegaskan, asesmen dan rehabilitasi merupakan bagian penting dalam penanganan penyalahgunaan narkotika. Dengan demikian, langkah yang diambil dapat disesuaikan dengan kondisi individu berdasarkan hasil pemeriksaan.

Operasi GSN tersebut turut dihadiri KBO Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan, Ipda Amun K Siregar.

Keterlibatan lintas instansi dalam operasi ini diharapkan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika di Kota Padangsidimpuan, termasuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru