Minggu, 04 Oktober 2026 WIB

Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat SPARK Go To Campus, Tekankan Edukasi Kesehatan Reproduksi

editor - Minggu, 04 Oktober 2026 17:53 WIB
Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat SPARK Go To Campus, Tekankan Edukasi Kesehatan Reproduksi
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas usai melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To Campus di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (4/10/2026).

MEDAN -Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To Campus di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Nasional SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia) yang diinisiasi Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menekankan pentingnya peningkatan literasi kesehatan reproduksi dan obstetri-ginekologi (Obgyn) bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Baca Juga:

"Perempuan adalah bagian utama dari masa depan bangsa ini. Proses kehamilan hingga melahirkan generasi penerus membutuhkan kondisi kesehatan yang prima. Karena itu, pemahaman menyeluruh tentang kesehatan reproduksi harus sampai ke seluruh lapisan masyarakat," ujar Rico.

Menurutnya, edukasi kesehatan sejak dini memiliki peran strategis dalam menekan angka kematian ibu melahirkan, mencegah risiko kehamilan bermasalah, serta mengurangi angka stunting pada anak.

Rico juga menyoroti pentingnya keterlibatan laki-laki dalam memahami isu kesehatan reproduksi. Ia menilai selama ini pemahaman tersebut masih didominasi oleh perempuan, padahal peran pria sangat menentukan dalam membangun keluarga yang sehat.

"Isu Obgyn bukan hanya urusan perempuan. Para suami dan laki-laki juga harus memiliki pemahaman yang baik. Membangun keluarga yang sehat membutuhkan kerja sama, tidak bisa dilakukan sendiri," tegasnya.

Program Spark Go To Campus dirancang sebagai gerakan edukasi yang menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa melalui pendekatan langsung ke lingkungan kampus. Melalui kegiatan ini, diharapkan informasi terkait kesehatan reproduksi dapat tersampaikan secara luas dan tepat sasaran.

Selain jalan sehat, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aktivitas edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

Rico berharap gerakan ini tidak hanya berhenti di lingkungan akademik, tetapi mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk calon pasangan yang akan membangun keluarga.

"Edukasi ini harus terus digaungkan, tidak hanya di kampus, tetapi juga ke masyarakat umum agar kesadaran tentang kesehatan reproduksi semakin meningkat," ujarnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru