Jumat, 02 Oktober 2026 WIB

Pemko Medan Revitalisasi Taman Sri Deli, Hadirkan Ruang Publik Hijau dan Edukatif

editor - Jumat, 02 Oktober 2026 13:27 WIB
Pemko Medan Revitalisasi Taman Sri Deli, Hadirkan Ruang Publik Hijau dan Edukatif
Rico Waas saat meninjau kawasan Taman Sri Deli, Jumat (2/10/2026)

MEDAN -Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana merevitalisasi kawasan Taman Sri Deli secara bertahap mulai tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya penataan ruang terbuka hijau sekaligus menghidupkan kembali kawasan yang memiliki nilai sejarah dan fungsi publik di Kota Medan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, revitalisasi tidak hanya difokuskan pada pembenahan fisik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan ruang publik yang nyaman, hijau, ramah anak, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Kita ingin kawasan ini tidak hanya tertata secara fisik, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman, hijau, dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Bangunan yang memiliki nilai sejarah tetap kita jaga, sementara fungsi kawasan kita kembangkan agar lebih hidup," ujar Rico saat meninjau lokasi, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga:

Menurut Rico, Taman Sri Deli ke depan diharapkan menjadi ruang publik yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai edukasi serta mampu mendukung berbagai aktivitas masyarakat.

Pemko Medan juga menargetkan kawasan tersebut menjadi ruang yang representatif dan inklusif, termasuk bagi anak-anak dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Revitalisasi ini diharapkan menghadirkan wajah baru kawasan, sekaligus menjadi ruang publik yang mampu mengakomodasi aktivitas masyarakat dan UMKM," katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Medan, Melvi Marlabaya, menjelaskan bahwa tahap pertama revitalisasi pada 2026 akan difokuskan pada perbaikan bangunan cagar budaya serta penataan lingkungan sekitar.

"Yang akan kita kerjakan adalah merevitalisasi bangunan cagar budayanya. Kemudian kita tambahkan pepohonan untuk menunjang program keanekaragaman hayati. Di kawasan ini juga akan dibuat taman bermain anak serta jogging track," jelas Melvi.

Ia menambahkan, penataan kawasan akan mengedepankan aspek ekologis melalui penambahan dan penataan ulang pepohonan guna meningkatkan keanekaragaman hayati.

Selain itu, Pemko Medan juga menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam menghidupkan kawasan. Sejumlah tenant akan disediakan dengan konsep tertentu dan pengisiannya melalui proses kurasi oleh dinas terkait.

Baca Juga:

"Untuk UMKM, nanti kita sediakan beberapa tenant dengan tema tertentu. Pengisiannya akan melalui proses kurasi dari Dinas UMKM," ujarnya.

Melvi menegaskan, penataan kawasan Taman Sri Deli akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama pada 2026 mencakup revitalisasi bangunan cagar budaya, penataan pepohonan, penguatan program keanekaragaman hayati, serta pembangunan fasilitas pendukung.

Pengembangan lanjutan akan dilakukan pada tahap berikutnya dengan penambahan fasilitas dan konten untuk mendukung fungsi kawasan sebagai ruang publik yang aktif dan berkelanjutan.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru