Selasa, 27 Januari 2026 WIB

Bengkel Kayu di Singali Terbakar, Pemilik Meninggal Usai Melihat Kobaran Api

editor - Selasa, 13 Januari 2026 11:27 WIB
Bengkel Kayu di Singali Terbakar, Pemilik Meninggal Usai Melihat Kobaran Api

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Kebakaran melanda sebuah bengkel kayu dua lantai di Desa Singali, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Selasa (13/01/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB

Baca Juga:

Insiden kebakaran tersebut dilaporkan satu orang meninggal dunia diduga korban serangan jantung akibat melihat kobar api pada lantai dua bengkelnya yang terbuat dari kayu berukuran sekitar 3x5 meter.

Informasi awal diterima Polres Padangsidimpuan dari masyarakat setempat yang melihat kobaran api membesar dari bagian atas bengkel.

Menerima laporan tersebut, personel piket SPKT bersama personel piket fungsi Polres Padangsidimpuan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB dan mendapati bangunan bengkel telah terbakar di bagian lantai dua.

Korban diketahui bernama Ali Bahri Sagala (50), wiraswasta, yang merupakan pemilik bengkel sekaligus tempat tinggal.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat membantu memadamkan api bersama warga sekitar dengan menyiram bagian dalam bengkel.

"Setelah menyiram api, korban keluar dan sempat berkeliling memantau kondisi kebakaran. Namun saat melihat kobaran api masih terlihat di lantai dua, korban tiba-tiba terjatuh lemas di depan warung," ujar salah satu saksi.

Warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dan melarikan korban ke RSUD Padangsidimpuan. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

Hasil analisa awal pihak kepolisian menyebutkan, korban meninggal dunia bukan akibat terbakar, melainkan diduga kuat mengalami serangan jantung yang dipicu kepanikan dan kondisi kebakaran tersebut.

Sementara itu, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Dalam penanganan peristiwa ini, Polres Padangsidimpuan menurunkan sejumlah personel, di antaranya Pamapta I Polres Padangsidimpuan, Padal, Bhabinkamtibmas Polsek Hutaimbaru, personel Inafis Satreskrim, SPKT, serta didukung personel TNI dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Polisi telah memasang garis polisi di sekitar TKP, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, serta mengumpulkan bahan keterangan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (JN-Irul)

Editor
: Irul Daulay
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru