Selasa, 27 Januari 2026 WIB

Produksi Sampah Capai Ribuan Ton, PSEL Jadi Solusi Energi Baru di Medan–Deliserdang

editor - Kamis, 06 November 2025 09:23 WIB
Produksi Sampah Capai Ribuan Ton, PSEL Jadi Solusi Energi Baru di Medan–Deliserdang
Gubernur Sumut, Bobby Nasution penandatanganan kesepakatan PSEL bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, Kamis (6/11/2025) di Kantor Gubernur Sumut.

MEDAN -Tingginya produksi sampah di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang membuka peluang pemanfaatan energi alternatif melalui proyek Pemanfaatan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Program ini kembali menegaskan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dalam mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah perkotaan yang semakin kompleks.

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, mengungkapkan bahwa sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga potensi energi apabila dikelola dengan baik. Hal itu ia sampaikan dalam penandatanganan kesepakatan PSEL bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, Kamis (6/11/2025) di Kantor Gubernur Sumut.

"Persoalan sampah ini sudah lama terjadi, dan beliau Presiden sangat memberi perhatian khusus pada penataan kota dan kebersihan lingkungan. PSEL adalah langkah serius yang harus kita jalankan bersama," ujar Bobby.

Baca Juga:
Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut menunjukkan tingginya produksi sampah di dua wilayah tersebut. Kota Medan menghasilkan sekitar 1.200–1.700 ton sampah per hari, sementara Kabupaten Deliserdang mencapai sekitar 1.400 ton. Volume tersebut dinilai mampu menyuplai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang akan dibangun di TPA Terjun.

Selain fokus pada suplai sampah, Pemprov Sumut juga menekankan pentingnya dukungan lembaga pendukung. PDAM Tirtanadi dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) diminta menyiapkan kebutuhan air untuk mendukung operasional PSEL.

Wali Kota Medan dan Bupati Deliserdang memberikan komitmen penuh pada program tersebut. Bupati Asri menegaskan kesiapan wilayahnya memasok 400–600 ton sampah per hari.

"Kami siap menyuplai sampah sesuai kapasitas. Untuk residu atau sisa sampahnya nanti akan kami tangani sendiri. Kami berharap Pemprov memfasilitasi kelancaran distribusinya," ujarnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru