SAMOSIR -Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, SE, MM melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir, Rabu (10/4).
Dalam kegiatan tersebut, Wabup didampingi Asisten III Arnod Sitorus, Kepala Bappeda Rajoki Simarmata, dan Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang. Beberapa OPD yang dikunjungi antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Pendidikan, serta Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, dan Perindustrian-Perdagangan (Kopnakerindag).
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), membahas program kerja, serta melakukan rapat strategis guna mempercepat pembangunan daerah.
Baca Juga:
"Seluruh pimpinan OPD harus mampu mengoptimalkan kinerja pegawai dan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada secara maksimal," ujar Ariston.
Wabup menegaskan bahwa kedisiplinan pegawai merupakan kunci utama peningkatan kinerja. "Pegawai harus mengikuti jam kerja dengan tertib. Ketepatan waktu saja belum cukup, tetapi juga harus dibarengi dengan kualitas kerja yang baik," tegasnya.
Ia menambahkan, setiap program kerja harus dilaksanakan secara terukur dan tepat sasaran, dengan data yang akurat agar evaluasi ke depan lebih mudah dilakukan. "Kita harus membangun kerja sama tim yang solid dengan pendekatan yang persuasif agar semangat kerja meningkat," kata Ariston.
Terkait bidang infrastruktur, Wabup meminta agar Dinas PUTR memanfaatkan alat berat yang tersedia untuk melaksanakan pekerjaan fisik dan sirtunisasi secara efektif. "Sebagai pejabat publik, kita memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kerja harus cepat, tepat sasaran, dan terstruktur," imbuhnya.
Dalam sektor pendidikan, Ariston menegaskan pentingnya peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi maupun kurang mampu. Ia juga menekankan pentingnya pelestarian muatan lokal. "Kita perlu menggali aksara Batak sebagai identitas budaya daerah. Muatan lokal jangan ditinggalkan," pesan Ariston.
Di sektor ekonomi, Wabup menyoroti program unggulan modal usaha nol persen untuk pelaku UMKM agar dijalankan secara tepat sasaran. "Program ini harus membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas dan perekonomian. Dinas terkait harus aktif melakukan pembinaan," ujarnya.
Ariston juga mengingatkan pentingnya program Lanjutkan atau Layanan Jaminan untuk Tenaga Kerja Rentan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap perlindungan masyarakat.
"Kita harus pastikan masyarakat terlindungi melalui program ini," pungkasnya.