SAMOSIR -Pemerintah Kabupaten Samosir menerima bantuan pertanian dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (Ketapang TPH) Provinsi Sumatera Utara. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, didampingi Kadis Ketapang dan Pertanian Tumiur Gultom serta Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang.
Penyerahan bantuan berlangsung di Desa Dolokmargu, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, dalam kegiatan Penanaman Bawang Merah Poktan Tobing. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan, yang bersama-sama dengan Wabup Samosir menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani dari dua kabupaten tersebut.
Bantuan untuk Kabupaten Samosir meliputi 5 ton bibit bawang merah dan 10 unit alat penyemprot (handsprayer) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, Pemkab Samosir juga menerima 3 unit cultivator hasil program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Bank Sumut.
Baca Juga:
Bibit bawang merah itu dibagikan kepada lima kelompok tani (poktan), masing-masing disertai 4 ton pupuk organik padat dan 10 liter pupuk organik cair untuk mendukung masa tanam awal.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan bahwa potensi lahan bawang merah di Samosir mencapai sekitar 400 hektare. Namun, menurutnya, petani masih memerlukan dukungan tambahan dari pemerintah provinsi agar produktivitas dapat meningkat.
"Kami masih membutuhkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, baik berupa bibit maupun alat pertanian. Anggaran daerah kami terbatas, sementara kebutuhan petani cukup besar," ujar Ariston.
"Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus Pemkab Samosir untuk mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia di tingkat daerah," tambahnya.
Ariston juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Sumut atas kontribusi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik dalam mendukung berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Samosir.
"Terima kasih kepada Bank Sumut yang terus memberi dukungan di bidang pertanian dan berbagai kegiatan lain di Samosir. Sinergi ini menjadi modal penting bagi kemajuan daerah," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketapang TPH Provinsi Sumatera Utara, Rajali, berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.
"Kondisi lahan di sini sangat potensial. Kami mengapresiasi upaya Pemkab Samosir dan Humbahas. Ke depan, kami juga akan mendorong pengembangan komoditas lain seperti kentang, cabai, dan tanaman pangan strategis lainnya," kata Rajali.
Pemerintah Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah provinsi dan sektor swasta dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.