Selasa, 27 Januari 2026 WIB

Dinkes Samosir Laksanakan Pelatihan Kader “Ramos Pantas” untuk Percepat Penurunan Stunting

editor - Selasa, 22 April 2025 15:49 WIB
Dinkes Samosir Laksanakan Pelatihan Kader “Ramos Pantas” untuk Percepat Penurunan Stunting

SAMOSIR -Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir terus bergerak cepat menindaklanjuti arahan Wakil Bupati Samosir terkait percepatan penurunan stunting di daerah tersebut. Melalui program unggulan "Ramos Pantas" (Rantang Samosir Penurunan Angka Stunting), Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Limbong melaksanakan Pembekalan Tim Pelaksana dalam Penyiapan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi ibu hamil KEK dan risiko KEK serta balita bermasalah gizi.

Pelatihan bagi kader PMT ini digelar di Desa Aek Sipitudai, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Selasa (22/04), dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Dina Hutapea, Kabid Kesmas Mawarisa Sitinjak, Kepala Puskesmas Limbong, serta Ketua TP-PKK Desa, bidan desa, dan kader posyandu se-Kecamatan Sianjur Mula-mula.

Program Ramos Pantas merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menurunkan prevalensi stunting dengan mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber makanan tambahan bergizi. Para kader PMT dilatih untuk mengolah, menyajikan, dan memberikan edukasi gizi kepada masyarakat, dipandu oleh ahli gizi dan tenaga kesehatan Puskesmas Limbong.

Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi balita stunting di Kabupaten Samosir terus menurun: dari 28,4% (2021) menjadi 26,3% (2022) dan 22,4% (2023). Meski begitu, Pemkab Samosir menargetkan Samosir Zero Stunting pada periode 2025–2029.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Samosir, Mawarisa Sitinjak, menyebutkan pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kader di posyandu.

"Kader PMT adalah ujung tombak di lapangan. Mereka harus paham cara menyiapkan makanan bergizi agar bisa mencegah dan menurunkan stunting," ujar Mawarisa.

Ia menjelaskan, peran kader sangat penting dalam memantau perkembangan berat badan balita dan kondisi ibu hamil. Hasil pemantauan di posyandu akan ditindaklanjuti dengan pemberian PMT berbasis pangan lokal.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru