Ariston menegaskan bahwa upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden RI untuk mewujudkan swasembada pangan melalui transformasi sistem pertanian yang produktif dan ramah lingkungan. Pada tahun 2025, Pemkab Samosir juga akan mencetak petani milenial sebagai strategi jangka panjang agar generasi muda tertarik mengembangkan pertanian modern yang berkelanjutan.
"Petani itu keren, petani adalah pahlawan pangan. Tanpa petani, bangsa ini akan bergantung pada impor. Karena itu, saya mengajak petani muda turun ke sawah, ke kebun, menjadikan pertanian sebagai bisnis membanggakan, dan beralih ke pupuk organik demi keberlanjutan lingkungan," tegasnya.