Matangkan Program 2026, Kantah P.Sidimpuan Gelar Rapat Strategis Penyusunan Anggaran
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menggelar rapat koordinasi perencanaan strategis dalam rangka penyusunan anggaran Tahun 2026, Selasa
Daerah
MEDAN -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menetapkan sembilan target sasaran utama sebagai indikator makro pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Target ini mencerminkan upaya konkret Pemprov Sumut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kualitas sumber daya manusia.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumut, Surya, saat membacakan Nota Jawaban Gubernur terhadap Pemandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut di Gedung DPRD, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (17/7/2025).
Menurut Surya, sembilan indikator utama pembangunan Sumut 2025–2029 antara lain:
Baca Juga:Pertumbuhan ekonomi ditargetkan meningkat dari 5,03% menjadi 7,6%.
PDRB per kapita naik dari Rp73,57 juta menjadi Rp115,3 juta.
Kontribusi PDRB Provinsi terhadap nasional dari 5,21% menjadi 5,30%.
Tingkat pengangguran terbuka diturunkan dari 5,60% menjadi 4,74–5,20%.
Tingkat kemiskinan ditekan dari 7,19% menjadi 2,82%.
Indeks modal manusia ditingkatkan dari 0,53 menjadi 0,57 poin.
Indeks gini diturunkan dari 0,306 menjadi 0,287–0,291 poin.
Indeks kualitas lingkungan hidup meningkat dari 73,96 menjadi 77,87 poin.
Intensitas emisi gas rumah kaca ditekan dari 1% menjadi 16,88%.
Strategi Pembangunan dan Fokus Wilayah Prioritas
Untuk mendukung target tersebut, Pemprov Sumut mengadopsi strategi pengembangan wilayah dengan menitikberatkan pada lima kawasan prioritas, yaitu: Kawasan pertumbuhan,Kawasan komoditas unggulan,Kawasan swasembada pangan, air, dan energi
Kawasan afirmasi,Kawasan konservasi atau rawan bencana.
"Strategi ini sejalan dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029," ujar Surya.
Pemprov Sumut juga mengusung visi pembangunan jangka menengah: "Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumut Unggul, Maju, dan Berkelanjutan." Visi ini dijabarkan dalam lima misi utama: Peningkatan kualitas sumber daya manusia,Menjaga stabilitas makro ekonomi daerah,Peningkatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,Pembangunan infrastruktur berkualitas dan ramah lingkungan,Penguatan ketahanan sosial dan budaya masyarakat.
Empat Fokus Utama dan Satu Intervensi Kawasan
Surya menjelaskan bahwa prioritas pembangunan diarahkan pada empat fokus utama:Pendidikan,Kesehatan,Pertanian,
Infrastruktur.
Selain itu, terdapat satu intervensi kawasan yang mencakup sektor afirmasi, pariwisata, industri, ekonomi, dan pengembangan potensi unggulan daerah lainnya.
"Melalui pendekatan ini, kami berharap Sumatera Utara dapat tumbuh lebih inklusif dan berkelanjutan, dengan pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat," pungkas Surya.
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menggelar rapat koordinasi perencanaan strategis dalam rangka penyusunan anggaran Tahun 2026, Selasa
Daerah
Upaya konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan Aliansi Pers Anti Korupsi (APAK) Tabagsel terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Daerah
Warga media sosial dihebohkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dua orang pemuda dalam kondisi mengenaskan.
Daerah
Pertanahan Kota Padangsidimpuan menyerahkan sertipikat tanah aset PT PLN (Persero) UP3 Padangsidimpuan dalam kegiatan yang berlangsung tert
Daerah
Seorang pria yang diduga mencuri uang di salah satu toko suku cadang motor di Padangmatinggi tertangkap dan diamuk masa hingga babak belur.
Daerah
PT Agincourt Resources akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh Satuan Tugas Pene
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan resmi mengukuhkan Panitia Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN Kota Padangsidimpuan mempublikasikan informasi resmi terkait syarat pendaftaran sertipikat tanah pertama
Daerah
Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padangsidimpuan mengimbau masyarakat pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) yang masa berlakunya telah
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Kondisi Ekosistem Batang Toru kembali menuai sorotan tajam publik menyusul bencana banjir bandang yang melanda Kec
Daerah