Sabtu, 30 Agustus 2025 WIB

Gubernur Sumut Minta Semua Pihak Bersinergi Tangani Karhutla di Kawasan Danau Toba

editor - Kamis, 17 Juli 2025 20:06 WIB
Gubernur Sumut Minta Semua Pihak Bersinergi Tangani Karhutla di Kawasan Danau Toba
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Togap Simangunsong saat membacakan arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution pada Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Kawasan Geopark Danau Toba, yang diselenggarakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut,

MEDAN -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pihak terkait untuk bersinergi dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Danau Toba. Seruan ini mencakup pelaksanaan patroli terpadu, pemetaan wilayah rawan, penyuluhan kepada masyarakat, serta pelibatan tokoh adat dan agama dalam kampanye pencegahan pembakaran lahan.

Pesan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Togap Simangunsong, saat membacakan arahan Gubernur dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Kawasan Geopark Danau Toba, yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Kamis (17/7/2025).

"Dalam beberapa bulan terakhir, laporan karhutla terus mengancam keberlanjutan kawasan, merusak keanekaragaman hayati, mengganggu sektor pariwisata, dan menurunkan kualitas udara yang berdampak pada kesehatan masyarakat," ujar Togap.

Baca Juga:
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, tercatat 80 kejadian karhutla sepanjang 1 Januari hingga 13 Juli 2025 dengan luas terdampak sekitar 1.804,95 hektare. Dari jumlah tersebut, 40 kejadian terjadi di wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang mencakup tujuh kabupaten, sementara sisanya berada di luar wilayah KSPN, meliputi 14 kabupaten/kota lainnya.

Sebagai kawasan yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, Danau Toba memiliki nilai ekologis, geologis, dan budaya yang tinggi. Namun demikian, kawasan ini juga rentan terhadap kerusakan lingkungan akibat aktivitas pembakaran lahan, baik disengaja maupun tidak disengaja.

Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, memaparkan rincian kejadian karhutla di luar KSPN Danau Toba, antara lain di Kabupaten Tapanuli Tengah (10 kasus), Padang Lawas Utara (7), Sibolga (5), Langkat (4), dan beberapa kabupaten lainnya. Sementara itu, kejadian di wilayah KSPN meliputi Kabupaten Samosir (12), Toba (9), Karo (8), Simalungun (4), Humbang Hasundutan (3), Tapanuli Utara (2), dan Dairi (3).

"Rapat koordinasi ini bertujuan meningkatkan sinergi antara pemerintah provinsi, TNI/Polri, pemerintah kabupaten/kota, kementerian, dan perangkat daerah lainnya dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana karhutla," kata Tuahta.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru