Aspirasi Masyarakat Dapil 1 ke Pemko Medan, Minta Tindaklanjuti Skala Prioritas

Politik2 views

MEDAN – Mewakili 7 Anggota DPRD Kota Medan dari daerah pemilihan (dapil), Lily teruskan keluhan dan aspirasi masyarakat I ke Pemko Medan melalui rapat paripurna DPRD Medan, Senin (6/1/2025). Aspirasi dan keluhan tersebut merupakan hasil reses 7 anggota DPRD Medan dari dapil I yang digelar pada Desember 2024 lalu.

Ke 7 anggota DPRD Medan itu dari Dapil Kota Medan 1 meliputi Kecamatan Medan Barat, Medan Petisah, Medan Helvetia dan Medan Baru yakni Antonius D Tumanggor, Dame Duma Sari Hutagalung, Lily, Rajudin Sagala, Renville P Napitupulu, Reza Phalevi Lubis dan Robi Barus.

Dalam sidang paripurna yang di pimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen bersama Wakil Ketua Rajudin Sagala, Zulkarnaen dan Hadi Suhendra. Hadir saat itu Wali Kota Medan Bobby Nasution, para anggota DPRD Kota Medan serta segenap pimpinan OPD Pemkot Medan.

Juru bicara dapil I Lily  menyampaikan berbagai keluhan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang meliputi persoalan infrakstuktur, drainase, masalah ekonomi dan sosial serta program penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tidak merata dan tepat sasaran.

Disampaikan Lily, untuk permasalahan banjir di Kecamatan Medan Helvetia khususnya di Kelurahan Tanjung Gusta agar mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota ( Pemko ) Medan. Selama pelaksanaan reses persoalan ini selalu dikeluhkan oleh masyarakat. “Kami berharap agar segera dicarikan solusi ,” kata Lily.

Ditambahkan Lily, pihaknya berharap agar stakholder terkait yang menangani permasalahan sampah dapat melakukan edukasi agar masyarakat tidak membuang sampah ke aliran sungai.

” Kami juga menyampaikan selama pelaksanaan reses baik di Kecamatan Medan Barat, Medan Petisah, Medan Helvetia dan Medan Baru adanya bantuan sosial agar dapat dilakukan validasi, sehingga bantuan ini tepat sasaran.Dan dapat dirasakan langsung bagi yang membutuhkan ,” ucapnya.

Lily juga menyampaikan persoalan masyarakat di Kecamatan Medan Helvetia dalam hal ini distribusi air.

” Kita mengetahui bersama bahwa PDAM Tirtanadi bukan bagian dari Pemko Medan.Tapi kami menyuarakan aspirasi masyarakat di Kecamatan Medan Helvetia, Medan Barat dan kecamatan lainya agar saudara Wali Kota Medan dapat membangun kolaborasi yang baik untuk persoalan distribusi air bersih, sehingga tidak menjadi kendala dan keluhan masyarakat ,” kata Lily.

Pada saat itu, Lily menyampaikan sejumlah berkas, yang isinya selururuh keluhan masyarakat Dapil I. Keluhan tersebut setelah ditabulasi dan diharapkaan ditindaklanjuti oleh Pemko Medan skala prioritas.(jns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *