Dentang Gong Gladi Kotor, Tanda Kesiapan Penutupan TMMD ke-127 di Sangkunur
pelaksanaan gladi kotor upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 yang digelar Satgas Kodim 0212/Tapsel menjelang
Ragam
JELAJAHNEWS.ID,KARO - Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan seiring tuntutan era industri 4.0 saat ini, segala bentuk pelayanan publik diupayakan sebisa mungkin menerapkan dengan sistem berbasis aplikasi.
Hal itu diungkapkan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pelatihan Kabupaten Karo Teguh Purba, Rabu (4/3/2020) sore di sela makan siang di RM Asima Kabanjahe.
Dengan meningkatnya pengguna smartphone Android, tentunya para pengguna mengharapkan adanya pengembangan aplikasi smartphone yang dapat membantu kehidupan sehari-hari setiap orang, baik saat seseorang berada dalam situasi yang membahayakan dirinya.
“Maka yang dituju untuk dihubungi pertama nomor center kantor polisi , demikian pula saat terjadi bahaya kebakaran, maka nomor center yang dihubungi adalah kantor pemadam kebakaran,” ujarnya.
Terkait dana membuat aplikasi tersebut, Bupati Karo menambahkan, kalau sifatnya penting dan gunanya untuk memudahkan aduan masyarakat, Pemkab Karo akan meminta dana CSR Bank Sumut Cabang Kabanjahe.
“Kalau anggaran yang dibutuhkan pun tidak besar hanya sekitar Rp 50 jutaan, tak perlu menunggu pembahasan P-APBD 2020, ini artinya buang waktu, energi dan kelamaan, nanti kita bicarakan dengan Kepala Cabang Bank Sumut atau Kepala cabang bank yang lain,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pelatihan Pemadam Kebakaran Kabupaten Karo, Teguh Purba menyampaikan bahwa pihaknya berencana membuat inovasi berbasis tekhnologi yang memudahkan masyarakat melaporkan peristiwa kebakaran.
“Masyarakat tinggal mengunduh saja di aplikasi Play Store di HP Android tersebut, setelah itu, ada panduan tata cara untuk menggunakannya, dalam menggerakkan untuk menyalurkan informasi,” kata Teguh
Di dalam aplikasi itu nanti, pihaknya akan tahu titik yang terlaporkan karena berbasis GPS. “Saat masyarakat melaporkan data yang valid, dengan mencantumkan foto dan tempat kejadian, nantinya juga akan mendapatkan laporan pertanggungjawaban saat kami menjalankan tugas,” ujar Teguh.
Melalui sistem ini, sambung Teguh Purba, setiap orang dapat menyampaikan laporan dan pengaduan pelanggaran tersebut secara online melalui smartphone. Aplikasi ini dirancang mampu meningkatkan akurasi titik koordinat kebakaran serta kesigapan personel pemadam kebakaran dalam menangani kobaran api.(Jai)
pelaksanaan gladi kotor upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 yang digelar Satgas Kodim 0212/Tapsel menjelang
Ragam
Kehadiran TNI di tengah masyarakat Lingkungan I Batu Rosak, Kelurahan Sangkunur, bukan sekadar urusan pembangunan fisik jalan atau jembatan
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan terus menuntaskan berbagai sasaran p
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Menjelang hari puncak penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127, Satgas TMMD Kodim 0212/Tapanul
Ragam
Penemuan kerangka manusia di pinggiran Sungai Batangtoru, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, mengge
Daerah
Kasus pembunuhan terhadap seorang nenek lanjut usia terjadi di Dusun Simandalu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli
Ragam
Program TMMD ke127 menunjukkan progres positif di Kelurahan Sangkunur, Lingkungan III Dolok, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanul
Ragam
Kolaborasi antara Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama masyarakat kembali membuahkan hasil.
Ragam
Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapsel melaksanakan ibadah Minggu bersama masyarakat
Ragam
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama warga berhasil merampungkan pembangunan fasilitas Mand
Ragam