Dentang Gong Gladi Kotor, Tanda Kesiapan Penutupan TMMD ke-127 di Sangkunur
pelaksanaan gladi kotor upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 yang digelar Satgas Kodim 0212/Tapsel menjelang
Ragam
JELAJAHNEWS.ID,MEDAN - Konsep penataan kawasan Kota Tua, Semarang menjadi referensi dan masukan bagi Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi dalam menata kawasan Kesawan, Medan. Hal ini disusul karena, Pemko Medan berencana akan menata ulang kawasan yang memiliki beragam bangunan bersejarah peninggalan masa kolonial tersebut.
Hal ini terungkap ketika Akhyar melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Tua, Semarang, Selasa (3/3). Dalam kunjungannya tersebut, Akhyar berupaya mencari dan menggali informasi terkait proses dan penataan kota yang meliputi sektor kuliner, heritage serta penanganan banjir. Dengan harapan, di kawasan Kesawan Medan dapat diterapkan hal serupa sehingga membangkitkan ingatan masyarakat akan nilai historis dari kawasan tersebut.
\"Selain nilai historis yang ingin kita sampaikan, tujuan penataan ulang Kesawan sebagai upaya pelestarian bangunan heritage yang kita miliki. Jika ini dilakukan, kita optimis sektor pariwisata dan ekonomi kita akan menggeliat. Maka perlu adanya kajian sehingga kita tidak salah dalam melakukan pembenahan,\" kata Akhyar.
Apalagi dulunya sebelum direvitalisasi sambung Akhyar, kota tua Semarang juga pernah mengalami kondisi banjir. Namun kini, kawasan tersebut telah berhasil disulap dan menjadi salah satu kota tujuan yang mampu menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk mengunjunginya.
\"Kota Medan memiliki potensi yang tidak kalah dengan kota-kota lain di Indonesia. Hanya saja kita butuh proses dan perencanaan matang untuk mengelola, membenahi serta menata ibukota provinsi Sumatera Utara ini agar menjadi lebih baik lagi tentunya lewat mekanisme dan aturan-aturan yang berlaku,\" ungkapnya.
Didampingi Kepala Bappeda Irwan Ritonga, Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Benny Iskandar, Kadis Kebersihan & Pertamanan (DKP) M Husni, Kadishub Iswar Lubis dan Kadis Pariwisata Agus Suriyono, Akhyar memperhatikan dengan saksama setiap elemen, konsep dan cara pengelolaan kota yang disampaikan pihak Pemkot Semarang kepadanya.
Ke depan, Akhyar optimis, Kota Medan akan mampu menjadi magnet bagi para pelancong untuk datang ke tanah Melayu Deli ini. \"insya Allah, hasil kunjungan ini menjadi pedoman dalam menata kawasan Kesawan. Semoga rencana ini dapat terealisasi. Sebab, selain sektor pariwisata, ada nilai edukasi yang terkandung di dalamnya. Tujuannya agar masyarakat khususnya kaum muda dapat mengetahui serta memahami sejarah Kota Medan,\" bilangnya optimis.(RRL)
pelaksanaan gladi kotor upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 yang digelar Satgas Kodim 0212/Tapsel menjelang
Ragam
Kehadiran TNI di tengah masyarakat Lingkungan I Batu Rosak, Kelurahan Sangkunur, bukan sekadar urusan pembangunan fisik jalan atau jembatan
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan terus menuntaskan berbagai sasaran p
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Menjelang hari puncak penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127, Satgas TMMD Kodim 0212/Tapanul
Ragam
Penemuan kerangka manusia di pinggiran Sungai Batangtoru, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, mengge
Daerah
Kasus pembunuhan terhadap seorang nenek lanjut usia terjadi di Dusun Simandalu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli
Ragam
Program TMMD ke127 menunjukkan progres positif di Kelurahan Sangkunur, Lingkungan III Dolok, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanul
Ragam
Kolaborasi antara Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama masyarakat kembali membuahkan hasil.
Ragam
Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapsel melaksanakan ibadah Minggu bersama masyarakat
Ragam
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama warga berhasil merampungkan pembangunan fasilitas Mand
Ragam