Selamat! Pengurus SMSI Taput Resmi Dilantik

TAPUT – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara resmi melantik dan kukuhkan pengurus SMSI Tapanuli Utara di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Rabu (10/11/2021).

Proses pelantikan pengurus diawali Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut Zulfikar Tanjung penyerahkan Surat Keputusan (SK) dan Pataka kepada Ketua SMSI Taput Jan Piter Simorangkir, Sekretaris Rinto Aritonang serta 33 awak media online di Tapanuli Utara.

Penyerahan tersebut didampingi oleh Sekretaris Erris Julietta Napitupulu, Penasehat Rony Purba, Wakil Ketua H Agus S Lubis, dan Ariadi.

Sebagai narasumber Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dengan topik “Sasaran pembangunan Tapanuli Utara”, Bishop GEPKIN Pdt Donald Pieter Sinaga dengan topik “Pers ditengah religius”, dan Dimpos Manalu dari akademisi dengan topik “Pers dan Politik Bermartabat”.

Dalam kesempatan itu, Zulfikar Tanjung menjelaskan SMSI lahir di Banten pada 7 Maret 2017 dan telah menjadi konstituen Dewan Pers pada 29 Mei 2020. Zulfikar berharap pengurus SMSI Taput yang dilantik agar tetap solid dan bersinergi dengan masyarakat luas dan pemerintah. Mengibarkan bendera organisasi ini di Taput agar dicintai masyarakat.

Bupati Taput sekaligus pembina SMSI Taput Nikson Nababan mengatakan bahwa dimasa kepemimpinannya pihaknya fokus melakukan pembangunan yang dimulai dari Desa dengan meningkatkan ADD Rp60 juta per Desa sejak tahun 2016.

“Hal ini saya lakukan karena kalau Desa kuat, otomatis kota juga akan berkembang,” ucap Nikson.

Selain itu, kata Nikson, pemerintah juga fokus pada pembangunan Infrastruktur, pemberian bantuan alsintan dan bibit unggul kepada petani serta penyuluh pertanian.

Untuk sektor kesehatan, merencanakan di RSU Tarutung akan dibangun ruang khusus penyakit berbahaya dan menempatkan sejumlah dokter spesialis.

Oleh karena itu, Nikson meminta dukungan para media pentingnya berdiri Universitas Negeri Umum di Taput untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena sesuai kajian perputaran ekonomi di Taput cukup stagnan.

“Kita meminta kepada pemerintah pusat agar di Taput berdiri Universitas Negeri Umum. Apabila ini berdiri, pelaku usaha mikro dan makro akan tumbuh dan para investor akan datang. Mohon dukungan media pentingnya kebersamaan untuk memperjuangkannya,” kata Bupati Taput yang telah menjabat dua periode itu.

Selanjutnya, Ketua SMSI Taput Jan Piter Simorangkir mengatakan, bahwa momentum pelantikan hari ini bertepatan di Hari Pahlawan 10 November.

“Ini menjadi motivasi bagi kebangkitan jurnalis agar lahir menjadi pejuang-pejuang ditengah masyarakat dalam menyampaikan kebenaran, senantiasa berada dalam nafas kepentingan masyarakat umum,” tandasnya.

Ia berharap, dalam konteks dukungan terhadap tugas-tugas jurnalistik akan memunculkan keterbukan informasi dari berbagai pihak, stakeholder maupun pemerintah yang disampaikan secara terukur dan akuratif kepada masyarakat melalui produk jurnalistik yang dapat dipertanggung jawabkan.

“Kami sadar kondisi saat ini seringkali pers keluar dari jalur tugasnya dan berpotensi membuat keresahan atau rasa tidak nyaman akibat perilaku sejumlah oknum yang mengatasnamakan dirinya wartawan. Melalui organisasi SMSI akan segera memasuki peradaban baru, yakni Pera yang Cerdas, Adil, Kreatif, Edukatif dan Profesional,” tandasnya.

SMSI dituntut harus menjaga  nilai-nilai etis yang terkandung dalam Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Olehnya, lanjut Jan Piter, tentu Pers tidak bisa menggunakan atas nama kebebasan, akhirnya mencaci maki, memfitnah orang dan menyebarkan kebohongan.

Selanjutnya, Ketua SMSI Taput Jan Piter Simorangkir menyerahkan 10 program kerja SMSI Taput dimulai tahun 2022 hingga 2023 kepada Bupati Taput.

Turut hadir, Bupati Taput Nikson Nababan, Kapolres Taput AKBP Ronald FC Sipayung, Kajari Tarutung, penasehat Pdt Nelson Siregar, Ketua MUI Taput Syamsul Pandiangan, Pdt Donald Sinaga, Sabungan Parapat, Sasmito Angkasa, Martua Situmorang, Leonardo Simanjuntak dan para awak media yang lain. (Ganda).