Aksi Cepat Tim Medis TMMD Selamatkan Warga Terluka di Perkebunan Sawit
Respons cepat ditunjukkan tim medis Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel saat seorang warga datang dengan luka akibat tertusuk duri sawit ke
Ragam
JAKARTA| Jelajahnews.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan komitmennya dalam mendukung pembangunan kawasan transmigrasi melalui program sertifikasi tanah dan Reforma Agraria.
Baca Juga:
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, dalam kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta, Senin (25/08/25).
"Kementerian ATR/BPN memiliki peran penting dalam pembangunan di kawasan transmigrasi melalui dua program strategis, yakni sertipikasi tanah transmigrasi dan Reforma Agraria," kata Wamen Ossy di hadapan 2.000 akademisi peserta ekspedisi.
Baca Juga:
Ia menegaskan, kepastian hukum atas tanah menjadi modal dasar bagi keberhasilan program transmigrasi.
"Program transmigrasi tidak akan berjalan dengan baik jika para transmigran tidak memiliki kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati," ujarnya.
Baca Juga:
Menurut dia, setiap transmigran yang ditempatkan di kawasan transmigrasi harus memperoleh sertipikat tanah resmi agar dapat membangun kehidupan yang lebih sejahtera.
Selain itu, Reforma Agraria juga dinilai sebagai instrumen penting, khususnya melalui Penataan Akses. Melalui program tersebut, transmigran tidak hanya memiliki lahan, tetapi juga mendapat akses pendukung lain, seperti permodalan, pasar, pendampingan usaha, serta teknologi pertanian dan perkebunan modern.
"Kita ingin Reforma Agraria memastikan tanah yang dimiliki bisa dikelola dengan produktif, berkelanjutan, dan menyejahterakan. Jangan sampai masyarakat menjual sertifikat tanahnya begitu saja lalu kembali tidak memiliki tanah," tutur Wamen Ossy.
Usai sesi pembekalan, acara dilanjutkan dengan pelepasan simbolis 2.000 peserta ekspedisi patriot transmigrasi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Para peserta akan bertugas sebagai tim advance untuk melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi di 154 titik kawasan transmigrasi.
Pelepasan ini turut dihadiri Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman, Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan, serta sejumlah wakil menteri Kabinet Merah Putih.
Dalam kesempatan itu, Wamen Ossy didampingi Tenaga Ahli Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Adjie Arifuddin. (JN-TIM)
Respons cepat ditunjukkan tim medis Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel saat seorang warga datang dengan luka akibat tertusuk duri sawit ke
Ragam
Di tengah khidmatnya ibadah Minggu di Gereja GKPA Simataniari, personel Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel berbaur dengan jemaat, menampil
Ragam
Menjelang waktu berbuka, suasana berbeda tampak di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Sangkunur.
Ragam
Tim medis Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel sigap menolong warga yang terluka tertusuk duri sawit di kebunnya.
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Kehadiran Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel di Kelurahan Sangkunur tidak hanya fokus pada pembangunan infrastru
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Nuansa kebersamaan terlihat di lahan pertanian warga Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Sabtu (28/0
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Di tengah khidmatnya ibadah Minggu di Gereja GKPA Simataniari, personel Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel berbau
Ragam
Di bawah terik siang dan tanah yang masih lembap, Danramil 19/Siais Kapten Inf H. Sirait terlihat tak sekadar memberi arahan.
Ragam
Bapak Herianto Siregar warga Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan
Ragam
Kopda Ibrahim Dalimunthe bersama rekannya turun langsung membantu panen daun bawang prei milik Ibu Aniyah di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan
Ragam