Bangun Parit Sawah, Satgas TMMD Ke-127 dan Warga Kompak Lansir Batu
Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan program TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangku
Ragam
MEDAN -Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, SH, menuding Pemkot Medan tidak serius menangani persoalan banjir, bahkan terkesan "memelihara" masalah tersebut. Tuduhan itu menguat setelah terungkap bahwa Bappeda Kota Medan selaku Ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja) Ketangguhan Penanganan Banjir tidak memanfaatkan dana bantuan Bank Dunia sebesar Rp1,5 triliun yang dialokasikan khusus untuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.
Fakta tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Medan dengan Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru), Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Biro Otonomi Daerah Pemprov Sumut, serta sejumlah perwakilan kecamatan di ruang Komisi IV DPRD Medan, Selasa (25/11/2025).
Dalam rapat tersebut, Paul menegaskan kekecewaannya karena sejak 2022 Pemkot Medan justru lebih cepat menggunakan anggaran APBD—sekitar Rp1 triliun per tahun—namun hasilnya dinilai tidak tepat sasaran dan tidak berdampak signifikan terhadap penuntasan banjir.
Baca Juga:"Persoalan banjir sangat serius, masyarakat terus menderita. Ada bantuan Bank Dunia Rp1,5 triliun tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Dugaan bahwa banjir ini dipelihara seakan benar, apalagi proyek dari APBD lebih cepat dikerjakan karena ada yang memburu fee proyek," ujar Paul.
Perwakilan Biro Otda Pemprov Sumut, Devin, menjelaskan bahwa bantuan Bank Dunia tersebut memang telah disiapkan untuk Kota Medan sejak 2022. Pemkot Medan diberi kewenangan untuk pengadaan lahan, penetapan lokasi, hingga persiapan pelaksanaan pembangunan. Batas waktu penyelesaian seluruh tahapan ditetapkan sampai Desember 2025 dengan kemungkinan perpanjangan enam bulan.
Namun hingga tujuh bulan menjelang batas akhir, dari enam kegiatan prioritas penanganan banjir, belum satu pun yang rampung. Hal ini membuat anggota Komisi IV lainnya, Lailatul Badri, menyoroti lambannya kinerja Bappeda dan Perkimcikataru.
"Semuanya terhenti di tengah jalan. Dengan sisa waktu enam bulan, apa yang bisa diselesaikan? Ini persoalan banjir, bukan main-main," tegas Lailatul dengan nada kesal.
Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan program TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangku
Ragam
Kopda Ibrahim Pasaribu turun langsung membantu warga mengumpulkan dan mengangkut kayu bakar dari lahan bekas penumbangan pohon karet,
Ragam
Semangat kebersamaan kembali terlihat di lokasi program TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan
Ragam
Suasana kebersamaan terasa hangat di tengah misi pengabdian Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan.
Ragam
Pengelolaan dana APBN bernilai miliaran rupiah di sebuah Madrasah di Kabupaten Tapanuli Selatan diselimuti dugaan mark up anggaran dan lapor
Daerah
Personel Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel, Serka Matondang dan Serda Harianja, mempercepat pemasangan instalasi listrik pada program reh
Ragam
Kali ini, Pratu Abadi Sentosa HSB membantu pemupukan padi milik warga di Lingkungan I, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kab
Ragam
Personel Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel, Kopda Dermawan, melaksanakan aksi sosial dengan membantu membersihkan tanaman milik warga.
Ragam
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Petugas Lapas Padangsidimpuan melakukan pemeriksaan badan dan barang warga binaan sebagai langkah preventif m
Daerah
Penyidik Satreskrim Polres Tapanuli Selatan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur, dengan tiga tersangka telah diamankan dan tiga
Daerah