Rabu, 14 Januari 2026 WIB

Antisipasi Banjir Rob hingga 2,7 Meter, Wakil Ketua DPRD Medan Desak Pemko Siapkan Dapur Umum dan Logistik

editor - Senin, 01 Desember 2025 17:22 WIB
Antisipasi Banjir Rob hingga 2,7 Meter, Wakil Ketua DPRD Medan Desak Pemko Siapkan Dapur Umum dan Logistik
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Hadi Suhendra dari Partai Golkar, meminta Pemerintah Kota Medan mengambil langkah serius dalam menghadapi potensi banjir rob di kawasan pesisir Medan Utara.

MEDAN -Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Hadi Suhendra dari Partai Golkar, meminta Pemerintah Kota Medan mengambil langkah serius dalam menghadapi potensi banjir rob di kawasan pesisir Medan Utara. Peringatan dini tersebut sebelumnya dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang memprediksi banjir rob dengan ketinggian signifikan berpotensi terjadi di wilayah Belawan.

"Pemko Medan harus mempersiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi dampak banjir rob agar tidak menimbulkan kerugian besar. Masyarakat juga perlu diberi peringatan dini agar dapat bersiap," ujar Hadi Suhendra kepada wartawan, Senin (1/12/2025). BMKG memperkirakan banjir rob akan terjadi pada 1–9 Desember 2025 dengan ketinggian air mencapai sekitar 2,5 meter.

Hadi Suhendra menambahkan, seluruh lembaga dan masyarakat di kawasan Medan Utara perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat muncul akibat banjir rob. "Saya minta Pemko Medan menyiapkan semua kebutuhan darurat, termasuk dapur umum dan persediaan logistik lainnya," katanya.

Baca Juga:
Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan bahwa Pemko Medan telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak banjir pesisir tersebut. Ia memastikan pemerintah kota berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meminimalkan risiko terhadap warga.

BMKG menjelaskan bahwa banjir rob dipicu oleh aktivitas pasang air laut yang bertepatan dengan fenomena alam tertentu, sehingga memengaruhi ketinggian air. Air pasang diprediksi mencapai 2,3 hingga 2,7 meter pada 1–9 Desember 2025, terutama pada pukul 23.00 hingga 04.00 WIB.

Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas transportasi di pelabuhan, operasional bongkar muat, serta kegiatan masyarakat di kawasan pesisir. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi kenaikan air secara mendadak.

Selain itu, warga di Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan diharapkan mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG untuk memastikan keselamatan selama periode potensi banjir rob berlangsung. Pemerintah Kota Medan diminta memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar penanganan darurat dapat berjalan lebih efektif.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru