Kematian Harianto Candra Sitohang Masih Misterius, Dirreskrimum Poldasu Pimpin Langsung Tangani Kasus

DELISERDANG – Penanganan Kasus kematian Harianto Candra Sitohang yang diduga tewas dibunuh, kabarnya dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Sumut. Selama ini kasus tersebut ditangani Satreskrim Polresta Deliserdang. Kurang lebih 4 bulan pasca tewasnya korban belum menemui titik terang alias belum terungkap.

Disisi lain, Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK diinformasikan telah menyambangi kediaman orang tua korban di Lubuk Pakam. Informasi ini diperoleh dari sumber kru media yang layak dipercaya.

Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Dirreskrimum Poldasu dengan nomor +62821-2525-xxxx via aplikasi WhatsApp belum memperoleh jawaban.

Dihubungi terpisah, penasehat hukum (PH) keluarga korban, Horas Sinaga SH membenarkan informasi kedatangan Dirreskrimum Poldasu ke rumah kediaman orang tua korban tersebut. Horas menerangkan pada Rabu (22/9/2021) malam lalu Dirreskrikum Poldasu datang ke kediaman orang tua korban di Lubuk Pakam.

“Ya benar pada Rabu 22 September 2021 sekitar pukul 20.30 WIB hingga 23.30 WIB, Bapak Dirreskrimum Polda Sumut dan rombongan menyambangi kediaman orang tua almarhum Harianto Candra Sitohang di Lubuk Pakam,” terang pengacara muda itu, Selasa (28/9/2021) diujung telepon.

“Izinkan saya untuk melakukan menangani perkara ini sekali lagi, saya yang akan langsung memimpin persoalan kasus ini,” kata Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja seperti ditirukan Horas Sinaga SH.

Dalam kesempatan itu, PH mengapresiasi kehadiran Kombes Tatan dan jajaran yang berkenan hadir ke kediaman keluarga korban untuk membahas kasus tersebut. Lanjut Horas, Kombes Tatan menyampaikan kepada keluarga akan pimpin langsung penanganan perkara kematian Alm Harianto Candra Sitohang.

“Kita berharap dengan dipimpin langsung oleh Kombes Tatan misteri kematian Alm Harianto Candra Sitohang dapat terungkap dan menemukan titik terang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh orang tua korban Piator Sitohang, kepada kru media ini telah membenarkan kehadiran Kombes Tatan di kediamannya. Ketika disinggung maksud kedatangan Dirreskrikum Poldasu mengatakan guna membahas kematian anak kandungnya Harianto Candra Sitohang.

“Saya rela mengorbankan pangkat dan jabatan saya, dan ini harus terungkap dan harus terungkap,” kata Dirreskrimum Poldassu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja seperti yang ditirukan Piator Sitohang, Senin (27/9/2021).

Diketahui sebelumnya, korban Harianto Candra Sitohang yang diduga tewas dibunuh dan jasadnya ditemukan telungkup di tengah sawah pada 6 Juni 2021 di Dusun III Desa Ramunia I Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara hingga kini belum terungkap.

Meliana Sinaga istri korban mengutarakan akan terus mencari rasa keadilan di negeri ini. Pasalnya, ia yakin suaminya Harianto Candra Sitohang diduga keras telah mati dibunuh dengan keji dan secara terencana.

Keyakinan Meliana itu bukan tanpa alasan, karena sebelum peristiwa itu (suami meninggal-red) terjadi, beberapa waktu sebelumnya telah ada perselisihan atau persoalan dengan pihak lain mengenai pembagian harta warisan dari orang tua mereka.

“Saya yakin suamiku dibunuh dan dihabisi dengan keji bahkan terencana. Kumohon kepada Kapolri, Kapolda Sumut dan Dirreskrimum Poldasu untuk benar-benar serius dan memberikan atensi atas kematian suamiku, siapa dalang dan apa motif kematian suamiku ini,” tandasnya.

(BTM)