Senin, 19 Oktober 2026 WIB

Sumut Masuk 10 Besar Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Nasution Perkuat Perlindungan Pekerja

editor - Rabu, 14 Oktober 2026 23:27 WIB
Sumut Masuk 10 Besar Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Nasution Perkuat Perlindungan Pekerja
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat mengikuti Wawancara Nasional Jamsostek Award 2026 di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

JAKARTA - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masuk dalam 10 provinsi nominasi Jamsostek Award 2026. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan pekerja formal.

Komitmen itu disampaikan Gubernur Sumut Bobby Nasution saat mengikuti Wawancara Nasional Jamsostek Award 2026 di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bobby memaparkan sejumlah kebijakan dan strategi pemerintah provinsi untuk meningkatkan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di wilayah Sumut.

Bobby mengatakan, Pemprov Sumut terus mengupayakan dukungan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan didorong untuk memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja formal.

Baca Juga:
"Kami menyiapkan dukungan perlindungan sosial bagi pekerja rentan, sementara Dinas Ketenagakerjaan turut mendorong perlindungan bagi pekerja formal. Dalam RKPD Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 53,26%," kata Bobby.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumut memenuhi sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Untuk merealisasikannya, pemerintah mengandalkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Bobby menyatakan optimistis bahwa target perlindungan pekerja untuk periode 2026–2030 dapat dicapai. Pemerintah provinsi, menurutnya, akan terus mengupayakan dukungan anggaran agar pelaksanaan program berjalan sesuai kebutuhan dan mampu memperluas jangkauan penerima manfaat.

"Kami optimistis target yang telah direncanakan untuk periode 2026–2030 dapat direalisasikan. Dukungan anggaran akan terus kami upayakan agar kebutuhan program perlindungan pekerja dapat terpenuhi, sehingga capaian ke depan tidak hanya sesuai target, tetapi juga berpeluang melampauinya," ujarnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru