Selasa, 29 September 2026 WIB

Kapolres Tapsel dan Bupati Turdes, Sambangi Warga di Huntap dan Huntara Pascabencana

Irul Daulay - Selasa, 29 September 2026 07:19 WIB
Kapolres Tapsel dan Bupati Turdes, Sambangi Warga di Huntap dan Huntara Pascabencana
Foto,: Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang tinggal di hunian pascabencana saat kegiatan Turun ke Desa-desa (Turdes), Minggu (27/9/2026).

TAPSEL| Jelajahnews.id - Pemulihan pascabencana tidak berhenti setelah warga menempati hunian tetap (Huntap) maupun hunian sementara (Huntara).

Kondisi warga yang masih menjalani kehidupan pascabencana tetap menjadi perhatian pemerintah dan aparat keamanan.

Hal itu terlihat saat Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. bersama Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu melaksanakan kegiatan Turun ke Desa-desa (Turdes), Minggu (27/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyambangi sejumlah kawasan Huntap dan Huntara. Mereka juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang masih tinggal di lokasi hunian pascabencana.

Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso mengatakan, warga di Huntap dan Huntara masih membutuhkan perhatian selama proses pemulihan berlangsung.

Menurut dia, kunjungan langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Kita datang langsung untuk melihat kondisi mereka, mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan memberikan dukungan sesuai kemampuan yang dapat kita lakukan bersama," ujar Anton.

Anton mengatakan, pemulihan pascabencana membutuhkan kerja sama lintas instansi. Pemulihan tempat tinggal, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

"Pemulihan pascabencana bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi bagaimana masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya, merasa aman dan perlahan bangkit. Karena itu, sinergi semua pihak sangat diperlukan," katanya.

Dalam rangkaian Turdes itu, Kapolres juga meninjau sejumlah kondisi di lapangan, termasuk proses perbaikan jembatan gantung serta kawasan Huntap Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan.

Bagi Polres Tapanuli Selatan, perhatian terhadap masyarakat terdampak bencana juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Anton menyebut kondisi sosial yang stabil menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat dapat menjalani proses pemulihan dengan baik.

"Tentunya kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menghadapi proses pemulihan ini. Keamanan, kenyamanan dan kebutuhan masyarakat akan terus menjadi perhatian kami," tegasnya.

Kegiatan Turdes tersebut turut diikuti Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan H. Sofyan Adil Siregar, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat utama Polres Tapanuli Selatan, unsur Forkopimcam serta personel Polres Tapanuli Selatan. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru