Rico menyebutkan, anggaran sebesar Rp2,9 miliar pada tahun ini lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menegaskan, seluruh anggaran tersebut diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, termasuk penyediaan ruang berkumpul, dukungan terhadap UMKM, dan pelestarian tradisi Ramadan Fair.
"Anggaran ini kembali untuk masyarakat. Manfaatnya untuk ruang kebersamaan, penguatan UMKM, dan menjaga kekhasan Ramadan Fair di Kota Medan," jelasnya.
Selain bazar kuliner dan produk UMKM, Ramadan Fair juga diramaikan kegiatan keagamaan seperti peringatan Nuzulul Quran, tausiyah, dan lomba tahfiz Al-Qur'an. Sejumlah artis ibu kota turut memeriahkan acara, di antaranya Haddad Alwi pada pembukaan dan Alfin Habib pada penutupan.
Rico mengajak masyarakat untuk meramaikan Ramadan Fair bersama keluarga dengan tetap menjaga ketertiban dan kebersihan. "Silakan datang bersama keluarga dan teman-teman. Tetap jaga kebersihan, tertib berlalu lintas, dan yang paling penting menjaga kekhusyukan ibadah selama bulan Ramadan," pesannya.
Ia berharap Ramadan Fair ke-20 dapat kembali menjadi ruang kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Medan selama bulan suci Ramadan.(jns)