Jumat, 27 Februari 2026 WIB

PTAR Bergerak 72 Jam Tanpa Henti: Ribuan Warga Tapsel Terselamatkan

Irul Daulay - Kamis, 04 Desember 2025 20:41 WIB
PTAR Bergerak 72 Jam Tanpa Henti: Ribuan Warga Tapsel Terselamatkan

TAPSEL| Jelajahnews.id - Sejak hari pertama masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan Batang Toru dan sekitarnya, PT Agincourt Resources (PTAR) langsung bergerak cepat di lapangan.

Baca Juga:

Dalam 72 jam pertama, perusahaan mengerahkan Tim Tanggap Darurat (ERT) untuk melakukan evakuasi, menyalurkan bantuan darurat, serta membuka akses jalan yang tertutup material longsor.

Upaya ini menjadi fokus utama PTAR demi memastikan keselamatan warga dan pemulihan akses menuju wilayah yang masih terisolasi.

Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, PTAR memastikan operasional posko berjalan lancar.

Berbagai kebutuhan utama seperti makanan siap saji, air bersih, layanan kesehatan, hingga distribusi logistik terus dipenuhi untuk mendukung para penyintas di berbagai titik pengungsian yang sulit dijangkau.

Seluruh rangkaian dukungan tersebut menjadi penopang utama bagi ribuan warga yang terdampak, sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono, menegaskan bahwa sejak bencana terjadi pada 25 November 2025, perusahaan berkomitmen memprioritaskan keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas.

Hingga kini, bantuan PTAR telah menjangkau lebih dari 3.000 warga, dengan penyaluran makanan, layanan kesehatan, serta logistik dilakukan setiap hari di tujuh posko pengungsian.

"Kami mengerahkan sumber daya untuk mempercepat evakuasi dan memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi. Fokus kami tetap pada dua hal paling mendesak: keselamatan warga dan pemulihan akses.

"Kami akan terus berada di lapangan bersama pemerintah daerah selama masa tanggap darurat. Keselamatan masyarakat di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol Sitinjak adalah prioritas," ujarnya.

Dukungan Menyeluruh di 7 Posko Pengungsian

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak 25 November 2025.

Para penyintas kini tersebar di tujuh posko pengungsian, di antaranya Desa Batu Hula, Desa Sumuran, Sopo Daganak di Desa Napa, Balai Marguna Kompleks Kantor Camat Batang Toru, Gedung Serbaguna HKBP Wek II, Puskesmas Batang Toru, hingga Desa Garoga.

Untuk mempercepat distribusi bantuan, PTAR memusatkan logistik di area operasional yang aman dari dampak bencana. Di posko-posko tersebut, PTAR menyediakan dapur umum, makanan siap saji, air bersih, layanan kesehatan, hingga fasilitas penampungan sementara.

Gotong royong menjadi kekuatan besar di lapangan. Tidak hanya karyawan PTAR yang bekerja tanpa henti, tetapi juga 305 relawan warga ikut membantu operasional posko mulai dari memasak, mengatur logistik, hingga melayani kelompok rentan seperti lansia, perempuan, dan anak-anak.

"Koordinasi bantuan kami lakukan dengan satu kendali agar tepat sasaran, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sinergi dengan pemerintah, aparat, dan relawan menjadi kunci percepatan pemulihan," tambah Katarina.

Akses Dibuka, Bantuan Udara Dikerahkan

PTAR juga mengerahkan 10 unit ekskavator dan backhoe loader untuk membersihkan badan jalan yang tertutup longsor.

Di wilayah yang masih terisolasi dan akses darat tidak memungkinkan, PTAR mengoperasikan helikopter untuk mengantarkan obat-obatan, makanan, dan kebutuhan darurat lainnya.

Langkah ini memastikan bantuan tetap sampai kepada warga, meski jalur darat belum dapat dilalui.

Dampingi Menteri ESDM, PTAR Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan

Pada Selasa (2/12/2025), PTAR turut mendampingi kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Desa Garoga.

Dalam kunjungan tersebut, PTAR menegaskan komitmen pada transparansi dan kepatuhan terhadap kaidah pertambangan yang baik (good mining practice).

"Kami terbuka dan kooperatif terhadap seluruh proses verifikasi dan pengawasan pemerintah. PTAR siap menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan," kata Katarina.

Komitmen Berkelanjutan untuk Pemulihan Warga

PTAR memastikan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, TNI/Polri, serta instansi terkait guna mempercepat penanganan bencana dan tahap pemulihan.

Perusahaan berharap rangkaian dukungan ini dapat meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru