Jumat, 27 Februari 2026 WIB

Wapres Gibran Saksikan Langsung Peran Besar PTAR dalam Evakuasi dan Penanganan Korban

Irul Daulay - Kamis, 04 Desember 2025 17:50 WIB
Wapres Gibran Saksikan Langsung Peran Besar PTAR dalam Evakuasi dan Penanganan Korban
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau Posko Bantuan PT Agincourt Resources (PTAR) pada Kamis (04/12/25), sekaligus menyapa para relawan dan petugas yang tengah bertugas membantu pemulihan pascabencana.

TAPSEL | Jelajahnews.id - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau posko-posko penanganan bencana yang didirikan PT Agincourt Resources (PTAR).

Baca Juga:

Kunjungan itu dilakukan di Desa Garoga dan Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) salah satu lokasi yang terdampak banjir bandang pada Kamis (04/12/2025) yang sangat parah.

Kehadiran Wapres menjadi penegasan bahwa pemerintah pusat memberi perhatian penuh terhadap ribuan warga yang terdampak banjir bandang dan longsor di Batang Toru.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi Wakil Gubernur Sumut Surya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Bupati Paluta Reski Basyah Harahap, Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara, serta sejumlah pejabat lainnya.

Lihat Kerusakan Parah, Wapres Apresiasi Respons Cepat PTAR

Saat menyusuri pemukiman yang hancur dan dipenuhi lumpur tebal, Wapres Gibran terlihat mendengarkan langsung laporan dari warga dan pemerintah desa. Banyak rumah rata dengan tanah, tergerus material kayu dan batu besar.

Di posko PTAR, Wapres menyapa para pengungsi dan menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pemulihan pasca-bencana.

Kades: "Kalau alat berat PTAR Tidak Datang Tengah Malam Itu, Banyak yang Tidak Tertolong"

Kepala Desa Garoga, Risman Rambe, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PTAR yang menjadi pihak pertama datang membantu di tengah situasi paling kritis.

"Sekitar jam 12 malam, kalau PTAR tidak masuk membuka akses, banyak warga yang tidak bisa diselamatkan. Jalan sudah tertutup lumpur tebal, kami tidak bisa bergerak sama sekali. Alat berat PTAR yang membuka jalan, makanya evakuasi bisa dilakukan," ungkap Risman.

Ia juga menceritakan masih adanya anggota keluarganya yang belum ditemukan.

"Anak saya, Abdul Rahman Rambe, umur 35 tahun. Dia tidak pandai berenang. Sampai sekarang saya belum tahu bagaimana nasibnya. Tadi ada kabar empat jasad ditemukan di Kuala Raja, tapi belum tahu apakah salah satunya dia," ucapnya haru.

Keluhan Warga Disampaikan Langsung ke Wapres

Foto: Kades Garoga, Risman Rambe bersama warga korban banjir Andrea Sibuea ketika awak media meminta keterangannya.

Salah satu warga korban banjir, Andrea Sibuea, turut menyampaikan aspirasi kepada Wapres Gibran saat berada di lokasi.

"Tadi saya bilang ke Pak Wapres, sungai di sini sudah berubah jalur. Ini aliran baru, bukan jalur sungai yang dulu. Kami berharap aliran air dibagi kembali seperti semula, supaya kejadian seperti ini tidak terulang," katanya.

Andrea menyebut Wapres merespons positif permintaan warga.

"Pak Wapres bilang, pemerintah akan membantu dan mempelajari penyebab serta solusi terbaik untuk masyarakat," tambahnya.

PTAR Dirikan Tujuh Posko, Tampung Ratusan Pengungsi

PT Agincourt Resources menjadi salah satu pihak yang paling cepat bergerak dalam penanganan kemanusiaan. Perusahaan pengelola Tambang Emas Martabe ini mendirikan tujuh posko pengungsian di Garoga, Batu Hula, Sumuran, Sopo Daganak, Puskesmas Wek I, dan Gereja HKBP.

Di Posko Garoga, Penanggung Jawab Dapur Umum PTAR, Hani Pulungan, didampingi Dewi Siregar dan Messy Lubis, menjelaskan bahwa setiap hari pihaknya memasak untuk sekitar 150 pengungsi.

"Sekitar 20 kilogram beras kami masak setiap hari untuk makan pengungsi dan relawan. Kami berupaya menyediakan makanan bergizi dan lengkap tiga kali sehari," ujar Hani.

Selain makanan, PTAR juga menyediakan fasilitas kesehatan, selimut, pakaian, perlengkapan bayi, hingga pendampingan bagi lansia dan anak-anak.

Respons cepat PTAR mendapat apresiasi dari masyarakat karena benar-benar meringankan beban warga di saat keadaan darurat.

Harapan Baru untuk Batang Toru

Kehadiran Wapres Gibran memberi angin segar bagi warga yang sedang berduka. Kehadirannya menjadi tanda bahwa pemerintah pusat memberi perhatian penuh terhadap musibah yang terjadi.

Warga pun berharap perhatian tersebut dapat mempercepat berbagai tahapan pemulihan, mulai dari pembersihan material lumpur, rekonstruksi rumah, perbaikan akses jalan, hingga penataan ulang jalur sungai.

Wapres juga memastikan bahwa pemerintah akan berkoordinasi dengan PTAR, Pemkab Tapsel, TNI-Polri, dan pihak terkait lainnya untuk memaksimalkan penanganan pasca-bencana.

Dengan sinergi tersebut, masyarakat Batang Toru diharapkan segera bangkit dan kembali menata kehidupan setelah bencana besar yang melanda wilayah mereka. (JN-Tim)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru