Rabu, 14 Januari 2026 WIB

Gubernur Bobby Dorong ASN Sumut Jadi Investor Pasar Modal untuk Tingkatkan Ekonomi dan Hindari Judi Online

editor - Jumat, 21 November 2025 00:15 WIB
Gubernur Bobby Dorong ASN Sumut Jadi Investor Pasar Modal untuk Tingkatkan Ekonomi dan Hindari Judi Online
Bobby dalam acara Medan Sharia Investor City di Hotel JW Marriott Medan, Jumat (21/11/2025).

MEDAN -Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk terlibat sebagai investor pasar modal. Ia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan literasi dan edukasi agar ASN memahami investasi yang aman, produktif, serta sesuai regulasi.

"Saya minta dalam kesempatan ini, kalau boleh, para ASN kami bisa diajari atau diberi literasi tentang pasar modal. Dengan begitu, mereka bisa membuka peluang untuk terlibat atau menjadi bagian dari investor pasar modal di Sumut," ujar Bobby dalam acara Medan Sharia Investor City di Hotel JW Marriott Medan, Jumat (21/11/2025).

Menurut Bobby, pemahaman terhadap instrumen investasi berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan ASN. Selain itu, literasi pasar modal dinilai dapat membantu mencegah ASN terjerumus pada aktivitas negatif seperti judi online (Judol) maupun praktik korupsi.

Baca Juga:
"Saya lihat yang main pasar modal ini ada dari ojol, pedagang, sampai ASN. Daripada main Judol, lebih baik belajar pasar modal," tegasnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby juga menyinggung potensi besar industri halal di Indonesia, termasuk Sumut, yang menurutnya belum dimanfaatkan secara optimal. Ia menyoroti fakta bahwa meskipun Indonesia merupakan negara dengan populasi konsumen produk halal terbesar di dunia, sebagian besar produk halal yang dikonsumsi masyarakat masih diimpor dari negara lain.

"Produk halal yang dikonsumsi masyarakat Indonesia mayoritas diproduksi bukan dari Indonesia, melainkan dari negara seperti Tiongkok dan Australia," ujarnya.

Sementara itu, Kepala OJK Sumut, Khoirul Muttaqien, menyampaikan bahwa jumlah investor pasar modal di Sumut merupakan salah satu yang terbesar di luar Pulau Jawa. Tercatat sekitar 736 ribu investor dengan total nilai transaksi mencapai Rp21,7 triliun.

Khoirul menjelaskan bahwa pertumbuhan investor tidak hanya terlihat dari besarnya jumlah rekening yang dibuka, tetapi juga dari meningkatnya aktivitas pengelolaan portofolio masyarakat. Ia menambahkan, pasar modal syariah turut menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.

"Pertumbuhan investor pasar modal syariah secara nasional mencapai 142 persen, sementara di Sumut peningkatannya mencapai 270 persen dalam lima tahun terakhir," kata Khoirul.

Pemerintah Provinsi Sumut berharap edukasi pasar modal dapat semakin memperluas partisipasi masyarakat, termasuk ASN, untuk berinvestasi secara bijak sekaligus memperkuat ekosistem keuangan daerah.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru