Sabtu, 29 November 2025 WIB

Wali Kota Medan Tinjau Pengembangan Kolam Detensi Selayang yang Didanai World Bank

editor - Selasa, 18 November 2025 04:56 WIB
Wali Kota Medan Tinjau Pengembangan Kolam Detensi Selayang yang Didanai World Bank
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau Kolam Detensi Selayang di Jalan Abdul Hakim, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Selasa (18/11/2025).

MEDAN -Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau Kolam Detensi Selayang di Jalan Abdul Hakim, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Selasa (18/11/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan rencana pengembangan kolam detensi yang akan dikerjakan pada 2026 dengan dukungan pendanaan dari Bank Dunia (World Bank).

Dalam kunjungan tersebut, Rico didampingi Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, perwakilan World Bank, serta sejumlah pejabat Pemko Medan. Mereka terlihat berdiskusi sambil meninjau papan informasi berisi rencana teknis dan target pengembangan Kolam Detensi Selayang.

Rico menjelaskan bahwa pengembangan kolam detensi tersebut ditargetkan mampu mengurangi potensi banjir di kawasan Medan Selayang.

Baca Juga:
"Nantinya banjir di wilayah Kecamatan Medan Selayang, termasuk di Jalan Dr. Mansyur, dapat direduksi sekitar 10 hingga 15 persen dengan adanya kolam detensi ini," kata Rico.

Ia menambahkan bahwa proyek yang didanai World Bank ini diharapkan menjadikan Kota Medan sebagai prioritas dalam penanganan banjir nasional. Menurutnya, tingkat urbanisasi yang tinggi dan jumlah penduduk yang besar menjadikan Medan sebagai daerah dengan risiko banjir signifikan, terutama di kawasan perkotaan.

"Medan adalah kota metropolitan, tetapi masih menghadapi persoalan banjir. Kami berharap persoalan ini dapat berkurang secara bertahap melalui berbagai rencana dan tahapan yang sudah disiapkan, termasuk pembangunan kolam detensi ini," ujarnya.

Rico juga memaparkan beberapa program lanjutan dalam rangka pengendalian banjir di Kota Medan. Program tersebut meliputi pembangunan Medan Flood Control di Lau Simeme, pelebaran Sungai Badera, dan pelebaran alur Sungai Selayang.

"Semua ini merupakan tahapan yang kami lakukan untuk mengurangi banjir di Kota Medan. Harapan kami, perlahan persoalan banjir dapat teratasi," ujar Rico didampingi Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Plt Kepala Dinas SDABMBK Gibson Panjaitan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana, Kabag Umum Ridho Nasution, serta Camat Medan Selayang Hafiz Rambe.

Terkait konsep pengendalian banjir, Rico memastikan bahwa setiap rencana telah melalui kajian teknis yang komprehensif dan diawasi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS). Ia menyebut sejumlah titik yang masih memerlukan solusi tambahan, terutama kawasan yang tidak memiliki akses langsung ke sungai, daerah dengan drainase belum optimal, serta wilayah dengan kontur cekungan.

"Kami terus mencari solusi untuk titik-titik yang tidak dapat menyerap air dengan baik. Semua perencanaan dilakukan secara matang dan berada dalam pengawasan BWS," tambahnya.

Sementara itu, Kasatker BWS, Dony Hermawan, menjelaskan bahwa proyek pengembangan Kolam Detensi Selayang mencakup pengerjaan galian sedalam lima meter dan penataan kawasan sekitar kolam.

"Ada dua item pekerjaan, yaitu landscaping dan peningkatan kapasitas kolam. Ini merupakan lanjutan dari program Pemko Medan," jelas Dony.

Ia menuturkan bahwa proyek tersebut memperoleh tambahan anggaran senilai Rp15 miliar, dengan target pengerjaan dimulai Januari 2026 dan selesai pada Desember 2026. Kolam detensi ini dirancang mampu menahan kapasitas tampungan hingga 100.000 meter kubik.

"Kolam detensi ini dapat menjadi pengendali banjir dengan memotong puncak banjir sekitar 10 hingga 15 persen. Namun untuk hasil optimal, perlu program lanjutan seperti normalisasi Sungai Selayang," tutur Dony.

Setelah pengembangan kolam detensi, pemerintah berencana melakukan normalisasi Sungai Selayang sepanjang empat kilometer, dengan lebar enam meter di bagian bawah dan 12 meter di bagian atas.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru