"Harga rumah layak huni yang ditetapkan pemerintah sekitar Rp300 juta per unit, jauh di bawah harga pasar saat ini," jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi mewujudkan kawasan hunian yang layak dan ramah lingkungan.
"Terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah menyelenggarakan acara ini di Samosir. Mari bersama menumbuhkan kawasan permukiman yang terintegrasi untuk masyarakat yang lebih sejahtera," tutup Ariston.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera II, Wahyu Adi Satriawan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun kawasan perumahan yang berkelanjutan.
"Kawasan permukiman bukan hanya tentang bangunan, tetapi juga tentang keberlanjutan lingkungan dan kualitas kesehatan masyarakat," kata Wahyu.
Ia menambahkan, Rusun RSUD Hadrianus Sinaga merupakan contoh nyata hasil kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.