Sabtu, 29 November 2025 WIB

Bupati Langkat Dukung Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Sumut

editor - Kamis, 18 September 2025 10:37 WIB
Bupati Langkat Dukung Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Sumut
Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H. menghadiri rapat konsolidasi Koperasi Merah Putih Satgas Nasional, Provinsi, dan Kabupaten se-Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (18/9/2025).

LANGKAT -Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H. menghadiri rapat konsolidasi Koperasi Merah Putih Satgas Nasional, Provinsi, dan Kabupaten se-Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (18/9/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Zulkifli Hasan, selaku Ketua Satgas Nasional Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih. Turut hadir Kepala Badan Pangan Nasional H. Areif Prasetyo Adi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya; serta Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya.

Dalam paparannya, Wakil Gubernur Surya menjelaskan bahwa Sumatera Utara memiliki potensi besar di sektor pangan dengan lahan pertanian seluas 4,3 juta hektare yang menghasilkan berbagai komoditas unggulan seperti beras, jagung, cabai merah, dan bawang. Namun, ia juga menyoroti sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan modal usaha, sumber daya manusia (SDM), serta regulasi yang belum berjalan optimal.

Baca Juga:
Menanggapi hal tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa mulai 22 September 2025, koperasi desa sudah dapat mengajukan proposal pinjaman. Pemerintah telah memperbaiki sistem agar proses pencairan dana menjadi lebih cepat dan efisien.

"Unit Koperasi Merah Putih berhak meminjam maksimal Rp3 miliar dengan jangka waktu pengembalian enam tahun. Usaha yang bisa dijalankan antara lain toko sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, logistik desa, hingga gudang," jelas Zulkifli Hasan.

Ia juga menambahkan, pemerintah akan menyiapkan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun pegawai paruh waktu sebanyak dua hingga tiga orang untuk membantu operasional koperasi.

"Gaji mereka akan ditanggung oleh negara, sementara tambahan kebutuhan dapat dipenuhi dari keuntungan koperasi. Target kami, hingga November 2025, sebanyak 20.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia sudah beroperasi," tambahnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru