Sabtu, 29 November 2025 WIB

Langkat Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penguatan BUMDes dan Produk Unggulan Daerah

editor - Kamis, 16 Oktober 2025 21:14 WIB
Langkat Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penguatan BUMDes dan Produk Unggulan Daerah
Sekretaris Daerah (Sekda) Amril

LANGKAT -Bupati Langkat H. Syah Afandin, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Amril,membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Produk Unggulan Kabupaten Langkat di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Senin (16/10/2025).

Rakor ini menghadirkan Direktur Pengembangan Produk Unggulan Daerah Tertinggal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Dr. H. M. Ridha Haykal Amal, beserta jajaran. Turut hadir pula sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan, di antaranya Analis Kebijakan Ahli Madya Farida Juliana Sijabat, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Arie Ramadhany, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nuryansyah Putra, Kepala Bappeda Hj. Rina Wahyuni Marpaung, Kadis Perikanan dan Kelautan Drs. T.M. Auzai, Kadis Pertanian Hendrik Tarigan, para kepala desa, serta pengurus BUMDes.

Dalam sambutannya, Sekda Amril menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kemendes PDTT di Bumi Bertuah Langkat. Ia menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

"BUMDes bukan hanya instrumen ekonomi desa, tetapi motor penggerak lumbung pangan berbasis masyarakat. Melalui pengelolaan usaha pertanian, perikanan, dan peternakan, BUMDes dapat menjadi ujung tombak kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan warga desa," ujar Amril.

Ia juga menyoroti potensi besar Kabupaten Langkat yang belum tergarap secara maksimal, mulai dari wisata alam seperti Bukit Lawang dan Tangkahan, hingga sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, serta produk olahan lokal bernilai tinggi.

"Langkat bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga lumbung pangan strategis Sumatera Utara. Karena itu, penguatan ketahanan pangan harus menjadi fokus utama menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif," tegasnya.

Amril menambahkan, langkah ini selaras dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Langkat, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor unggulan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia optimistis, dengan sinergi antarinstansi dan penguatan BUMDes, perekonomian Langkat akan berkembang pesat, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, serta meningkatkan PAD secara signifikan.

"Rakor ini menjadi langkah awal memperkuat ekosistem pangan desa menuju Langkat yang lebih mandiri dan sejahtera," pungkasnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru