Perkuat Pelayanan Publik, Kantah P.Sidimpuan Evaluasi Strategi Komunikasi Desember 2025
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melaksanakan rekapitulasi strategi komunikasi publik bulan Desember 2025 sebagai upaya mempe
Daerah
P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Niat hati mau ganggu gadis orang, eh malah kena batunya!. Hal itu dialami seorang pria muda di Padangsidimpuan, Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga:
Infomasi yang dihimpun awak media, Pria tersebut diketahui warga Batang Bahal, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan.
Tersangka tertangkap warga setelah motornya mogok total, tepat setelah diduga melakukan pelecehan di Jalan Ujung Gurap, Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua.
Korban, sebut saja In (20), warga Desa Gunung Hasahatan, bercerita bahwa pagi itu ia sedang berangkat kerja seperti biasa. Tapi, baru juga lewat dekat kuburan, datanglah seorang pria tak dikenal menghadang dengan sepeda motor.
"Tiba-tiba dia nyetop di depan. Ditanya mau ke mana, eh… langsung aja tangannya ulur-ulur! Saya langsung reflek melawan," ujar korban yang masih tampak kesal, tapi juga sedikit lega.
Korban berteriak minta tolong, sementara pelaku yang mencoba kabur justru kena "karma instan".
"Motornya langsung mati, bang! Macam disumpahi kuburan situ kali!" ujar salah satu warga sambil tertawa.
Tak butuh waktu lama, warga yang mendengar teriakan korban langsung datang dan mengamankan pelaku.
Kemudian Kepala Desa Gunung Hasahatan membawa pelaku ke rumah warga sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Padangsidimpuan untuk diproses hukum.
Pelaku Diamankan, Warga: "Itulah, Karma Cepat Datang Sekarang!"
Kepala Desa Gunung Hasahatan membenarkan peristiwa tersebut.
"Benar, pelaku sudah kita serahkan ke polisi. Untung warga cepat datang, jadi tidak sempat lari. Kalau tidak, mungkin motornya juga sudah tak bisa dipakai lagi," katanya sambil tersenyum kecut.
Sementara warga sekitar berharap kejadian seperti ini jadi yang terakhir.
"Sekarang banyak anak gadis kerja pagi. Jadi semoga polisi sering patroli. Biar yang otaknya miring kayak gitu gak berkeliaran," ujar warga lainnya.
Sudah Beberapa Kali Kejadian
Warga juga menyebut, kejadian pelecehan di kawasan itu sudah beberapa kali terjadi. Jalan yang sepi dan dikelilingi kebun membuat pelaku merasa leluasa.
"Makanya kami bilang, jangan lewat situ sendirian. Apalagi kalau motornya revo, takutnya ikut mati juga nanti," kata seorang warga sambil tertawa kecil.
Pihak Polres Padangsidimpuan telah menerima pelaku dari warga dan tengah melakukan pemeriksaan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat tindakan mencurigakan.
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melaksanakan rekapitulasi strategi komunikasi publik bulan Desember 2025 sebagai upaya mempe
Daerah
Empat puluh lima hari setelah banjir bandang, longsor, dan pergerakan tanah melanda Kabupaten Tapanuli Selatan, ratusan anak sekolah masih b
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan mencatatkan capaian kinerja yang positif sepanjang tahun 2025.
Daerah
Perjalanan seorang siswi SMA menuju sekolah berakhir tragis setelah sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya bertabrakan dengan truk Colt
Daerah
Warga Aek Gareder, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Kamis (8/01/2026) sore m
Peristiwa
PT Agincourt Resources (PTAR) bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Kementerian Sosial memfokuskan penanganan pascabencana pada penyiap
Daerah
Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak dengan memastikan seluruh aspek pendukung terpenuhi sejak
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan melaksanakan apel pagi pada Selasa (07/01/2026) di halaman kantor sete
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Kekosongan kursi wakil rakyat di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 DPRD Tapanuli Selatan terus menuai sorotan publik.adse
Daerah
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe tetap memberikan pelayanan kunjungan kepada masyarakat dan warga binaan pemasyarakatan (WBP
Daerah