Aksi Cepat Tim Medis TMMD Selamatkan Warga Terluka di Perkebunan Sawit
Respons cepat ditunjukkan tim medis Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel saat seorang warga datang dengan luka akibat tertusuk duri sawit ke
Ragam
TAPSEL | Jelajahnews.id - Di sebuah rumah sederhana berdinding papan di Arse Julu, Tapanuli Selatan, seorang bocah kecil berinisial FS atau dengan nama panggilannya Felis berusia (3 tahun 7 bulan) terbaring lemah.
Tampak wajah bocah ini pucat, bibirnya membiru, napasnya tersengal pelan. Senyumnya masih ada, tapi getir karena di dadanya ada penyakit berat jantung bocor.
Tujuh bulan sudah Felis berjuang menahan sesak. Awalnya hanya demam dan tubuh membengkak. Tapi kini, setiap kali napasnya tersendat, ibunya hanya bisa menangis tanpa daya.
Baca Juga:
"Kalau tidak minum obat, badannya langsung biru... dia menjerit kesakitan," ucap Novi Pane (39), sang ibu dengan suara parau menahan tangis.
Kini, Novi sendiri tengah berjuang. Empat bulan lalu, ia terserang stroke ringan. Sebagian tubuhnya kaku, tak bisa lagi bekerja. Dokter menyarankan fisioterapi, tapi apa daya, biaya tak ada.
Sementara sang ayah, J. Siregar (44), hanya seorang buruh tani dengan penghasilan tak menentu. Hasil sawahnya pun dibagi dua dengan pemilik lahan.
"Untuk kontrol ke Medan saja kami harus berutang. Kadang tak sanggup beli obat," katanya lirih, menatap anaknya yang tertidur dengan napas berat.
Rumah mereka berdiri di pinggir jalan kecil, tak jauh dari Kantor Camat Arse. Atap bocor, lantai tanah, perabot seadanya. Tapi di rumah itu ada cinta besar yang terus berjuang melawan takdir yang kejam.
Dokter menjadwalkan Felis menjalani kateterisasi jantung pada 20 Oktober mendatang di Medan. Namun, keluarga ini bahkan belum tahu dari mana ongkos untuk berangkat.
Hari Minggu (19/10) mereka harus menuju Medan, tapi hingga kini tak sepeser pun dana terkumpul.
Lembaga BURANGIR, yang mendatangi langsung rumah mereka, menyebut kondisi keluarga Felis sangat memprihatinkan.
"Kami lihat sendiri, ibunya tak bisa bekerja, ayahnya bingung mau cari uang dari mana. Mereka hanya pasrah, berharap ada keajaiban," ujar Juli Zega dari BURANGIR dengan mata berkaca.
Namun harapan belum padam. BURANGIR membuka donasi bagi siapa pun yang tergerak hatinya untuk membantu Felis menjalani pengobatan. (JN-Irul)
Respons cepat ditunjukkan tim medis Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel saat seorang warga datang dengan luka akibat tertusuk duri sawit ke
Ragam
Di tengah khidmatnya ibadah Minggu di Gereja GKPA Simataniari, personel Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel berbaur dengan jemaat, menampil
Ragam
Menjelang waktu berbuka, suasana berbeda tampak di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Sangkunur.
Ragam
Tim medis Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapsel sigap menolong warga yang terluka tertusuk duri sawit di kebunnya.
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Kehadiran Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel di Kelurahan Sangkunur tidak hanya fokus pada pembangunan infrastru
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Nuansa kebersamaan terlihat di lahan pertanian warga Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Sabtu (28/0
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Di tengah khidmatnya ibadah Minggu di Gereja GKPA Simataniari, personel Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel berbau
Ragam
Di bawah terik siang dan tanah yang masih lembap, Danramil 19/Siais Kapten Inf H. Sirait terlihat tak sekadar memberi arahan.
Ragam
Bapak Herianto Siregar warga Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan
Ragam
Kopda Ibrahim Dalimunthe bersama rekannya turun langsung membantu panen daun bawang prei milik Ibu Aniyah di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan
Ragam