Tangan Dingin Satgas TMMD: Dari Senjata ke Semen demi Kolam Ikan Warga Sangkunur
TAPSEL Jelajahnews.id Kehadiran Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel di Kelurahan Sangkunur tidak hanya fokus pada pembangunan infrastru
Ragam
TAPSEL | Jelajahnews.id - PT Agincourt Resources (PTAR) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Barista berskala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Baca Juga:
Acara pembukaan berlangsung di Sopo Daganak, Batang Toru, Sabtu (23/08/2025) dan dihadiri perwakilan pemerintah daerah, perusahaan, serta masyarakat.
Komitmen PTAR untuk Kopi Tapsel
Manager Community Development PTAR, Rohani Simbolon, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah awal dukungan perusahaan dalam mengembangkan potensi kopi lokal.
"Latar belakang PTAR menginisiasi program pelatihan barista ini adalah sebagai langkah awal untuk mengintervensi pengembangan kopi. Kita memulai dari level pascapanen, melalui pelatihan barista," jelas Rohani.
Menurutnya, para peserta diharapkan tidak hanya mampu meracik kopi dengan standar profesional, tetapi juga memanfaatkan potensi kopi lokal seperti Kopi Sipirok yang sudah dikenal luas.
"Kopi Tapanuli Selatan sangat potensial. Karena itu, kita ingin masyarakat semakin mencintai dan mengonsumsi kopi Tapsel. Sebab, enak tidaknya kopi sangat ditentukan oleh bagaimana barista meraciknya," tambahnya.
Rohani menegaskan, ke depan PTAR juga akan mendorong pengembangan aspek budidaya kopi, termasuk sertifikasi dan kelembagaan, agar produk kopi Tapsel memiliki daya saing lebih kuat.
16 Peserta dari Dua Kecamatan
Pelatihan ini diikuti 16 peserta dari dua kecamatan, yakni Batang Toru dan Muara Batang Toru. Peserta merupakan generasi muda serta pelaku UMKM yang telah diseleksi secara terbuka.
Pelatihan akan berlangsung selama 21 hari mulai 25 Agustus 2025, dengan metode teori dan praktik, termasuk racikan kopi dasar.
Selain itu, PTAR juga sedang menyiapkan kafe khusus di area food court perusahaan untuk menampilkan produk UMKM binaan, termasuk kopi Tapsel.
"Kita juga rencanakan kompetisi barista, dan peserta terbaik bisa langsung ditempatkan bekerja di kafe tersebut," ujar Rohani.
PTAR bahkan berencana mengembangkan program petani kopi perempuan sebagai bentuk pemberdayaan khusus, agar pengembangan lebih terarah dan berkelanjutan.
Dukungan Pemerintah Daerah
Baca Juga:
Kepala UPTD BLK Kabupaten Tapsel, Mina Hutasoit, mengapresiasi kolaborasi dengan PTAR yang dinilai sejalan dengan misi BLK dalam mencetak tenaga kerja terampil dan bersertifikat.
"Sertifikasi BNSP penting agar peserta punya legalitas dan standar kompetensi yang diakui secara nasional. Ini akan membantu mereka saat masuk dunia kerja maupun membangun usaha sendiri," jelas Mina.
Sementara itu, Camat Batang Toru, Maratinggi, SAP, MM, menyebut pelatihan ini sebagai langkah strategis bagi masyarakat.
"Batang Toru dikenal sebagai penghasil kopi. Dengan adanya pelatihan barista, masyarakat bisa meningkatkan nilai tambah dari hasil pertanian lokal," katanya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Tapsel, Ahmad Raja Nasution, MM, juga menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi perkembangan UMKM.
"Ke depan, kita akan mendorong terbentuknya kelompok usaha atau koperasi berbasis kopi agar perekonomian masyarakat tumbuh lebih berkelanjutan," ujarnya.
Inspirasi dari Narasumber dan Peserta
Baca Juga:
Pelatihan ini turut menghadirkan narasumber lokal, Wahid, pengelola kopi Tapsel yang sudah dikenal wisatawan mancanegara.
"Saya ingin generasi muda Tapsel percaya diri dengan kopi kita. Kopi Tapanuli punya karakter kuat yang bisa bersaing dengan kopi daerah lain," kata Wahid.
Salah satu peserta, Feby Alimah Efendy Nasution (20), mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini.
"Pelatihan ini penting, karena kami tidak hanya belajar meracik kopi, tapi juga belajar menghargai hasil bumi daerah sendiri.
Kopi Tapsel punya nilai yang harus kita angkat bersama. Saya yakin kami bisa menjadi duta kopi Tapanuli Selatan di berbagai kesempatan," ujarnya. (JN-Irul)
TAPSEL Jelajahnews.id Kehadiran Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel di Kelurahan Sangkunur tidak hanya fokus pada pembangunan infrastru
Ragam
TAPSEL Jelajahnews.id Nuansa kebersamaan terlihat di lahan pertanian warga Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Sabtu (28/0
Ragam
Di bawah terik siang dan tanah yang masih lembap, Danramil 19/Siais Kapten Inf H. Sirait terlihat tak sekadar memberi arahan.
Ragam
Bapak Herianto Siregar warga Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan
Ragam
Kopda Ibrahim Dalimunthe bersama rekannya turun langsung membantu panen daun bawang prei milik Ibu Aniyah di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan
Ragam
Upaya bersembunyi di balik pintu kamar mandi tak menyelamatkan seorang pria dari penggerebekan petugas
Daerah
Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan program TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangku
Ragam
Kopda Ibrahim Pasaribu turun langsung membantu warga mengumpulkan dan mengangkut kayu bakar dari lahan bekas penumbangan pohon karet,
Ragam
Semangat kebersamaan kembali terlihat di lokasi program TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan
Ragam
Suasana kebersamaan terasa hangat di tengah misi pengabdian Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan.
Ragam