Perkuat Pelayanan Publik, Kantah P.Sidimpuan Evaluasi Strategi Komunikasi Desember 2025
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melaksanakan rekapitulasi strategi komunikasi publik bulan Desember 2025 sebagai upaya mempe
Daerah
P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id- Keamanan dana nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali dipertanyakan.
Pasalnya, seorang nasabah bernama Rudi Siregar, warga Padangsidimpuan Selatan, Sumatera Utara, kehilangan tabungannya sebesar Rp579,3 juta dalam waktu hanya lima menit.
Rudi yang telah menjadi nasabah BRI Unit Willem Iskandar sejak 2016 mengaku kecewa berat.
Baca Juga:
Ia merasa dikhianati karena uang yang selama ini dipercayakan untuk disimpan dengan aman justru hilang tanpa jejak.
"Saya tidak pernah punya akun Brimo, tapi rekening saya dibobol lewat aplikasi itu. Anehnya, saat tabungan saya disedot, tidak ada satu pun kode OTP masuk ke email atau SMS banking saya.
Bagaimana mungkin sistem bank sebesar BRI bisa jebol begitu saja? Ini jelas ada kebocoran data," keluh Rudi kepada awak media, Kamis (21/08/2025).
Berdasarkan catatan transaksi resmi dari BRI, pada 23 Juli 2025 empat transfer mencurigakan terjadi hanya dalam kurun waktu 10.21–10.25 WIB, uang ratusan juta rupiah langsung mengalir ke rekening orang tak dikenal bernama Diki Firmansyah, Kartini, dan Nbmb Nispidja.
Yang membuat janggal, Rudi menyebut limit transaksinya hanya Rp20 juta.
"Pernah saya coba transfer Rp30 juta ke rekening istri saja tidak bisa. Tapi kok uang saya bisa ditarik sampai ratusan juta dalam sekali jalan? Saya menduga ada keterlibatan oknum di dalam," tegasnya.
Merasa dizalimi, Rudi langsung melayangkan somasi ke pihak BRI pada 1 Agustus 2025. Namun, pertemuan dengan pihak bank justru tak menghasilkan solusi.
"Saya minta SOP dan penjelasan resmi, tapi mereka hanya berputar-putar tanpa jawaban jelas. Sampai sekarang belum ada tanggung jawab nyata," ujarnya.
Kasus ini sudah ia laporkan ke Polres Padangsidimpuan dengan nomor laporan STTPL/B/343/VII/2025/SPKT/POLRES PADANGSIDIMPUAN/POLDA SUMUT. Polisi kini melibatkan Polda Sumut karena peristiwa ini tergolong kejahatan siber.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi wartawan kepada pimpinan BRI Cabang Padangsidimpuan belum membuahkan hasil. Pihak bank hanya berdalih pimpinan sedang berada di luar kota.
Rudi berharap uangnya segera diganti penuh oleh pihak BRI.
"Ini bukan sekadar kerugian materi, tapi juga kehancuran kepercayaan masyarakat terhadap BRI. Kalau bank sebesar ini tidak bisa menjamin keamanan nasabah, untuk apa orang menabung?" pungkasnya. (JN-Irul)
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melaksanakan rekapitulasi strategi komunikasi publik bulan Desember 2025 sebagai upaya mempe
Daerah
Empat puluh lima hari setelah banjir bandang, longsor, dan pergerakan tanah melanda Kabupaten Tapanuli Selatan, ratusan anak sekolah masih b
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan mencatatkan capaian kinerja yang positif sepanjang tahun 2025.
Daerah
Perjalanan seorang siswi SMA menuju sekolah berakhir tragis setelah sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya bertabrakan dengan truk Colt
Daerah
Warga Aek Gareder, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Kamis (8/01/2026) sore m
Peristiwa
PT Agincourt Resources (PTAR) bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Kementerian Sosial memfokuskan penanganan pascabencana pada penyiap
Daerah
Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak dengan memastikan seluruh aspek pendukung terpenuhi sejak
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan melaksanakan apel pagi pada Selasa (07/01/2026) di halaman kantor sete
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Kekosongan kursi wakil rakyat di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 DPRD Tapanuli Selatan terus menuai sorotan publik.adse
Daerah
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe tetap memberikan pelayanan kunjungan kepada masyarakat dan warga binaan pemasyarakatan (WBP
Daerah