Aksi Curas Pakai Parang di Jalan Sepi, Satu Pelaku Diciduk, Satu Masih Misterius
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan senjata tajam kembali menggegerkan warga Kota Padangsidim
Daerah
P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id- Keamanan dana nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali dipertanyakan.
Pasalnya, seorang nasabah bernama Rudi Siregar, warga Padangsidimpuan Selatan, Sumatera Utara, kehilangan tabungannya sebesar Rp579,3 juta dalam waktu hanya lima menit.
Rudi yang telah menjadi nasabah BRI Unit Willem Iskandar sejak 2016 mengaku kecewa berat.
Baca Juga:
Ia merasa dikhianati karena uang yang selama ini dipercayakan untuk disimpan dengan aman justru hilang tanpa jejak.
"Saya tidak pernah punya akun Brimo, tapi rekening saya dibobol lewat aplikasi itu. Anehnya, saat tabungan saya disedot, tidak ada satu pun kode OTP masuk ke email atau SMS banking saya.
Bagaimana mungkin sistem bank sebesar BRI bisa jebol begitu saja? Ini jelas ada kebocoran data," keluh Rudi kepada awak media, Kamis (21/08/2025).
Berdasarkan catatan transaksi resmi dari BRI, pada 23 Juli 2025 empat transfer mencurigakan terjadi hanya dalam kurun waktu 10.21–10.25 WIB, uang ratusan juta rupiah langsung mengalir ke rekening orang tak dikenal bernama Diki Firmansyah, Kartini, dan Nbmb Nispidja.
Yang membuat janggal, Rudi menyebut limit transaksinya hanya Rp20 juta.
"Pernah saya coba transfer Rp30 juta ke rekening istri saja tidak bisa. Tapi kok uang saya bisa ditarik sampai ratusan juta dalam sekali jalan? Saya menduga ada keterlibatan oknum di dalam," tegasnya.
Merasa dizalimi, Rudi langsung melayangkan somasi ke pihak BRI pada 1 Agustus 2025. Namun, pertemuan dengan pihak bank justru tak menghasilkan solusi.
"Saya minta SOP dan penjelasan resmi, tapi mereka hanya berputar-putar tanpa jawaban jelas. Sampai sekarang belum ada tanggung jawab nyata," ujarnya.
Kasus ini sudah ia laporkan ke Polres Padangsidimpuan dengan nomor laporan STTPL/B/343/VII/2025/SPKT/POLRES PADANGSIDIMPUAN/POLDA SUMUT. Polisi kini melibatkan Polda Sumut karena peristiwa ini tergolong kejahatan siber.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi wartawan kepada pimpinan BRI Cabang Padangsidimpuan belum membuahkan hasil. Pihak bank hanya berdalih pimpinan sedang berada di luar kota.
Rudi berharap uangnya segera diganti penuh oleh pihak BRI.
"Ini bukan sekadar kerugian materi, tapi juga kehancuran kepercayaan masyarakat terhadap BRI. Kalau bank sebesar ini tidak bisa menjamin keamanan nasabah, untuk apa orang menabung?" pungkasnya. (JN-Irul)
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan senjata tajam kembali menggegerkan warga Kota Padangsidim
Daerah
Gelombang mutasi kembali terjadi di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menggelar rapat pembahasan penyelesaian tunggakan sekaligus percepatan penyerahan Program Pendaftaran
Daerah
Pelayanan publik yang cepat, transparan, dan ramah kembali ditunjukkan Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan.
Daerah
Bukan sekadar rapat biasa, pembahasan tata ruang di Kota Padangsidimpuan kali ini jadi ajang &ldquobedah kasus&rdquo demi memastikan setiap jengkal la
Daerah
Pemandangan tak biasa terlihat di wilayah Kecamatan Arse. Polisi yang biasanya identik dengan seragam dan tugas keamanan, kali ini turun lan
Daerah
Polemik dugaan pungutan dalam program &ldquokelas tambahan&rdquo di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan terus menjadi perhatian publik.
Daerah
Pembelaan terhadap program &ldquokelas tambahan&rdquo di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan yang disampaikan mantan pengurus komite sekolah, Mahyudin Sirega
Daerah
Suasana tenang di Desa Sialogo, Kecamatan Angkola Barat, mendadak berubah mencekam. Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria dewasa
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
Daerah